Melawan saat Diperkosa Ramai-ramai, Gadis India Dipotong Telinganya

Selasa, 10 Januari 2017 - 14:13 WIB
Melawan saat Diperkosa...
Melawan saat Diperkosa Ramai-ramai, Gadis India Dipotong Telinganya
A A A
BAGHPAT - Telinga seorang remaja gadis di India dipotong karena melawan empat pria yang memperkosanya secara beramai-ramai. Polisi belum menangkap satu pun dari empat pelaku.

Gadis remaja yang identitasnya dilindungi polisi itu berasal dari Distrik Baghpat, Uttar Pradesh, sebelah utara Ibu Kota Delhi.

Korban sebelumnya telah diculik oleh empat pria yang membawanya ke sebuah rumah. Di lokasi itulah, para pelaku mencoba memperkosa korban.

Ibu korban mengaku mendengar teriakan putrinya yang berasal dari sebuah bangunan rumah. Dia lantas pergi untuk mencoba menolong putrinya. Tapi para pelaku memukuli ibu korban, sebelum akhirnya melarikan diri.

“Ketika dia menolak, mereka memotong telinganya dengan pisau tajam dan dia berteriak kesakitan,” kata ibu korban kepada The Hindu, yang disebutkan identitasnya.

”Ketika saya sampai di rumah terdekat setelah mendengar jeritan anak saya, penyerang memukuli saya dengan buruk dan (mereka) lari,” lanjut ibu gadis tersebut.

Ibu dan putrinya itu telah dirawat tim medis akibat luka-lukanya. Serangan itu terjadi pada 4 Januari 2017.

Pihak kepolisian setempat mengaku sedang memburu para pelaku. “Kami telah mendaftarkan kasus ini atas dasar pengaduan korban,” kata seorang penyidik polisi tanpa bersedia menyebutkan namanya.

”Belum ada penangkapan, tapi kami sedang menyelidiki masalah ini dan akan segera menangkap pelaku,” imbuh penyidik polisi, seperti dikutip dari Daily Mail, semalam (9/1/2017).

India telah memperkenalkan undang-undang tentang penindakan secara keras terhadap para pelaku kejahatan seksual. UU diperkenalkan setelah seorang mahasiswi di Ibu Kota Delhi diperkosa oleh selempok pria di bus pada bulan Desember 2012. Mahasiswi itu akhirnya meninggal dan memicu protes besar-besaran di Delhi.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
28 menit yang lalu
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
2 jam yang lalu
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
4 jam yang lalu
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
5 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
6 jam yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved