Penembakan di Bandara Florida, FBI Tidak Kesampingkan Motif Terorisme
Sabtu, 07 Januari 2017 - 13:04 WIB
Penembakan di Bandara Florida, FBI Tidak Kesampingkan Motif Terorisme
A
A
A
FLORIDA - FBI tidak mengesampingkan terorisme sebagai motif penembakan di bandara Fort Lauderdale, Florida. Aksi penembakan itu menewaskan lima orang dan melukai beberapa orang lainnya.
Pemimpin penyelidikan untuk FBI, George Piro mengatakan bahwa tersangka Esteban Santiago akan dikenakan dakwaan federal. "Dengan jenis insiden seperti ini, yang sangat mengerikan, kami akan melihat semua kemungkinan, kita tidak akan mengesampingkan terorisme," katanya.
"Kami akan mengejar setiap sudut saat kami mencoba untuk menentukan motof di balik serangan ini," imbuhnya seperti dikutip dari ITV, Sabtu (7/1/2017).
Esteban Santiago-Ruiz (26) dilaporkan melepaskan tembakan setelah ia mengambil kopernya di bagasi di Terminal 2 bandara Florida. Seorang juru bicara Senator Amerika Serikat (AS) Bill Nelson dari Florida mengatakan ia memiliki identifikasi militer.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters, tanpa menyebut nama, Santiago-Ruiz diberhentikan dengan hormat dari Garda Nasional Angkatan Darat tahun lalu. Selain itu, Ruiz juga tercatat pernah bertugas di Irak.
Pemimpin penyelidikan untuk FBI, George Piro mengatakan bahwa tersangka Esteban Santiago akan dikenakan dakwaan federal. "Dengan jenis insiden seperti ini, yang sangat mengerikan, kami akan melihat semua kemungkinan, kita tidak akan mengesampingkan terorisme," katanya.
"Kami akan mengejar setiap sudut saat kami mencoba untuk menentukan motof di balik serangan ini," imbuhnya seperti dikutip dari ITV, Sabtu (7/1/2017).
Esteban Santiago-Ruiz (26) dilaporkan melepaskan tembakan setelah ia mengambil kopernya di bagasi di Terminal 2 bandara Florida. Seorang juru bicara Senator Amerika Serikat (AS) Bill Nelson dari Florida mengatakan ia memiliki identifikasi militer.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters, tanpa menyebut nama, Santiago-Ruiz diberhentikan dengan hormat dari Garda Nasional Angkatan Darat tahun lalu. Selain itu, Ruiz juga tercatat pernah bertugas di Irak.
(ian)