Reformasi Strategi Keamanan, Serukan Persatuan Rakyat

Senin, 02 Januari 2017 - 20:04 WIB
Reformasi Strategi Keamanan,...
Reformasi Strategi Keamanan, Serukan Persatuan Rakyat
A A A
ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin langsung menyerukan persatuan rakyatnya setelah terjadi insiden serangan dini hari kemarin. “Mereka (gerilyawan) berupaya untuk menghancurkan moral negara kita dan menciptakan kekisruhan,” ungkap Erdogan, dilansir AFP.

Dia juga mengungkapkan serangan teror itu menargetkan warga sipil dengan melakukan serangan keji. “Kita harus mempertahankan agar kepala kita tetap dingin sebagai bangsa, berdiri bersama-sama, dan kita tidak boleh menyerah menghadapi permainan kotor itu,” tambahnya.

Erdogan juga mengatakan Pemerintah Turki akan melakukan apa pun untuk memastikan keselamatan penduduk dan kawasan. Meskipun belumada pihak yang bertanggung jawab, Erdogan mengaitkan serangan ini dengan perkembangan di kawasan di mana Turki menghadapi konflik di perbatasan Suriah dan Irak. “Sebagai bangsa, kita akan berperang melawan serangan kelompok teror dan kekuatan di belakang mereka,” ujar Erdogan.

Dia mengatakan, perang tersebut juga termasuk serangan ekonomi, politik, dan sosial. Kemudian, Erdogan juga mereformasi model dan strategi untuk mengamankan Turki. Dia juga akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah segala ancaman teror sebelum terjadi. Turki tidak akan lagi mengikuti langkah keamanan yang salah dengan menunggu, tetapi Ankara akan lebih dahulu “mengetuk pintu”.

Strategi tersebut dengan menyerang musuh terlebih dahulu daripada bertahan di perbatasan. “Kita telah kehilangan ribuan orang saudara kita saling bertempur. Turki akan meninggalkan strategi keamanan yang salah,” katanya. Dia mengatakan, strategi kontraterorisme yang diberlakukan adalah langsung menghadapi ancaman teror tersebut.

“Tak memedulikan siapa kelompok teror itu, di mana mereka bersembunyi, kita akan pergi dan menghancurkan mereka,” tuturnya, dilansir Daily Sabah . Apa realisasinya? Erdogan mengungkapkan Turki ingin menyelesaikan permasalahan Mosul di Mosul, Irak. “Kita tidak ingin menyelesaikan masalah Mosul sebelum masuk ke perbatasan kita,” kata Erdogan.

Permasalahan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) juga akan diselesaikan langsung di Suriah. Langkah paling signifikan yang dilakukan Erdogan adalah mendekati Rusia dalam menyelesaikan krisis di Suriah. Dia tidak lagi percaya dengan Amerika Serikat (AS) dalam penyelesaian Perang Damaskus.

Beberapa hari lalu Erdogan juga memediasi perundingan gencatan senjata antarfaksi di Suriah berkat bantuan Rusia yang memiliki akses ke rezim berkuasa di Damaskus. Untuk menyaingi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di mana Turki juga menjadi anggotanya, Erdogan berambisi untuk membentuk koalisi Ankara-Teheran- Moskow (ATM.) Jika koalisi Turki-Iran-Rusia terbentuk, itu akan menjadi perubahan besar bagi Ankara.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
beberapa waktu yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
1 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved