RI Turut Kecam Aksi Teror Klub Malam di Istanbul
Minggu, 01 Januari 2017 - 19:52 WIB
RI Turut Kecam Aksi Teror Klub Malam di Istanbul
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman keras atas serangan teror yang terjadi di Istanbul, Turki saat malam pergantian tahun. Aksi teror itu terjadi di sebuah klub malam di kota itu, dan menewaskan puluhan orang.
"Indonesia kecam serangan teror di kawasan Ortakoy, Istanbul, yang terjadi pada dini hari tanggal 1 Januari 2017," kata Kemlu RI, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Minggu (1/1).
"Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mengharapkan kesembuhan bagi para korban luka," sambungnya.
Kemlu juga menuturkan, Konsulat Jenderal Indonesia(KJRI) di Istanbul terus bekerja sama dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan situasi serta melakukan pengecekan langsung ke beberapa rumah sakit rujukan dan lokasi lainnya untuk memastikan keselamatan WNI di Istanbul.
"KJRI Istanbul juga terus berkomunikasi dengan simpul masyarakat Indonesia di Istanbul dan menghimbau WNI yang berada di Istanbul untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari wilayah-wilayah rawan dan terus mengikuti perkembangan situasi setempat," ucapnya.
Sebelumnya, Kemlu RI telah menyatakan sampai saat ini diketahui tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan teror yang melanda Turki tersebut.
"Indonesia kecam serangan teror di kawasan Ortakoy, Istanbul, yang terjadi pada dini hari tanggal 1 Januari 2017," kata Kemlu RI, dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Minggu (1/1).
"Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mengharapkan kesembuhan bagi para korban luka," sambungnya.
Kemlu juga menuturkan, Konsulat Jenderal Indonesia(KJRI) di Istanbul terus bekerja sama dengan otoritas setempat untuk mendapatkan informasi mengenai perkembangan situasi serta melakukan pengecekan langsung ke beberapa rumah sakit rujukan dan lokasi lainnya untuk memastikan keselamatan WNI di Istanbul.
"KJRI Istanbul juga terus berkomunikasi dengan simpul masyarakat Indonesia di Istanbul dan menghimbau WNI yang berada di Istanbul untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari wilayah-wilayah rawan dan terus mengikuti perkembangan situasi setempat," ucapnya.
Sebelumnya, Kemlu RI telah menyatakan sampai saat ini diketahui tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan teror yang melanda Turki tersebut.
(esn)