Suu Kyi: Situasi di Rakhine State Sangat Kompleks

Senin, 19 Desember 2016 - 17:18 WIB
Suu Kyi: Situasi di...
Suu Kyi: Situasi di Rakhine State Sangat Kompleks
A A A
YANGON - Menteri Luar Negeri Myanmar, Daw Aung San Suu Kyi menyampaikan kompleksitas permasalahan dan berkembangan terakhir yang terjadi di Rakhine State. Hal ini disampaikan Suu Kyi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri ASEAN di Yangon.
Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Senin (19/12), dalam pertemuan itu Suu Kyi menjelaskan situasi di Rakhine State merupakan masalah kompleks yang telah berlangsung bertahun-tahun. Sebelum terjadinya serangan di pos keamanan pada 9 Oktober 2016, situasi di Rakhine State relatif tenang dan berbagai kebijakan, termasuk pembentukan empat komite untuk menuntun pembangunan inklusif di Rakhine State telah diambil.
"Keempat komite tersebut, meliputi komite yang bertanggung jawab untuk penguatan hukum, keimigrasian dan kewarganegaraan, pembangunan ekonomi dan sosial, serta kerja sama pembangunan dengan PBB dan organisasi internasional," ucapnya.
Dia menyampaikan langkah yang diambil Pemerintahnya pasca serangan 9 Oktober 2016, untuk mengembalikan keamanan dan stabilitas. Suu Kyi menyebut, pemerintah Myanmar telah membentuk Komisi yang dipimpin oleh mantan Sekretaris Jenderal PBB, Kofi Annan untuk membantu menyelesaikan masalah di Rakhine State dan Tim Investigasi Nasional.
Suu Kyi menambahkan, berdasarkan saran menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, akses bagi media termasuk media asing mulai dibuka, dan akses bantuan kemanusiaan juga telah diberikan lebih besar. Termasuk akses untuk bantuan kemanusiaan dari PBB mulai tanggal 19 Desember 2016. Akses kemanusiaan kepada PBB telah dikonfirmasikan oleh wakil PBB di Myanmar dalam Pertemuan dengan Menlu Retno di Yangoon tanggal 18 Desember 2016.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
32 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved