Bantai Warga Sipil, AS: Pemerintah Suriah Memalukan

Rabu, 14 Desember 2016 - 11:12 WIB
Bantai Warga Sipil,...
Bantai Warga Sipil, AS: Pemerintah Suriah Memalukan
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) menyatakan, tindakan pemerintah Suriah yang membantai warga sipil di Aleppo adalah sebuah hal yang sangat memalukan. Rezim Bashar al-Assad disebut mengeksekusi 200 warga sipil di Aleppo, termasuk anak-anak dan wanita.
Berbicara di Dewan Keamanan (DK) PBB, Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power mengatakan, di saat semua negara berusaha membantu warga di Aleppo, pemerintah Suriah justru membantai warga sipil di kota tersebut. Menurut Power, hal itu adalah hal yang benar-benar memalukan.
"Seharusnya Anda malu. Tapi, semua itu justru membuat Anda semakin bersemangat, untuk merencanakan serangan baru," kata Power merujuk pada perwakilan Suriah di PBB, seperti dilansir abc pada Rabu (14/12).
"Apakah tidak ada tindakan barbarisme terhadap warga sipil, tidak ada eksekusi terhadap anak-anak di bawah pengawasan Anda, apakah tidak ada yang ingin Anda tutupi, atau benarkan? Oh ya, Anda akan menyebut mereka semua adalah teroris," sambungnya.
Power, dalam kesempatan yang sama juga menunjukan laporan mengenai adanya 100 anak yang terperangkan di bawah bangunan yang terkena serangan udara. Dimana, kemudian Power menyindir pemerintah Suriah, dengan menyebut mereka yang tewas dalam serangan itu adalah teroris, termasuk bayi.
"Jelas. mereka semua teroris. Karena semua orang yang dieksekusi, yang dibom, diserang dengan klorin, Anda menyebut mereka teroris, setiap salah satu dari mereka, bahkan bayi," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved