Sambangi Iran, Jokowi Akan Temui Presiden Rouhani dan Khamenei
Rabu, 14 Desember 2016 - 00:02 WIB
Sambangi Iran, Jokowi Akan Temui Presiden Rouhani dan Khamenei
A
A
A
JAKARTA - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melakukan perjalanan untuk lawatan ke Iran pada Rabu (14/12/2016). Jokowi rencananya akan bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Ketua DPR Iran Ali Larijani dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khameinei.
Kunjungan Jokowi ke Iran untuk menjalin kemitraan dalam industri minyak dan gas dari kedua negara. Jadwal lawatan kenegaraan Jokowi ke Iran itu disampaikan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya hari Minggu (11/12/2016) lalu.
”Presiden diagendakan menghadiri acara Ramah Tamah dan Santap Malam dengan staf KBRI Teheran dan masyarakat Indonesia,” demikian keterangan tertulis Bey.
Jadwal lawatan Jokowi ke Iran itu sebagai sambungan dari lawatan ke India yang sudah dijalani selama dua hari. Selama berkunjung ke India, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi.
Modi mengatakan India dan Indonesia sepakat memprioritaskan hubungan pertahanan dan keamanan sama-sama memerangi terorisme dan kejahatan terorganisir. PM Modi menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra paling berharga.
Dalam pidato pers bersama dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) hari Senin, Modi mengatakan bahwa kedua negara berbagi nilai demokrasi, keragaman dan harmoni sosial. “Dan telah dipelihara ikatan yang kuat dari bisnis dan budaya,” katanya.
”Indonesia adalah salah satu mitra kami yang paling berharga dalam kebijakan Act East (Undang-Undang Timur) kami. Kami telah berbagi kepentingan ekonomi dan strategis. Kami telah sepakat untuk memprioritaskan kerjasama pertahanan dan keamanan,” ujar Modi setelah kedua negara menandatangani sejumlah perjanjian di Hyderabad House.
Kunjungan Jokowi ke Iran untuk menjalin kemitraan dalam industri minyak dan gas dari kedua negara. Jadwal lawatan kenegaraan Jokowi ke Iran itu disampaikan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya hari Minggu (11/12/2016) lalu.
”Presiden diagendakan menghadiri acara Ramah Tamah dan Santap Malam dengan staf KBRI Teheran dan masyarakat Indonesia,” demikian keterangan tertulis Bey.
Jadwal lawatan Jokowi ke Iran itu sebagai sambungan dari lawatan ke India yang sudah dijalani selama dua hari. Selama berkunjung ke India, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi.
Modi mengatakan India dan Indonesia sepakat memprioritaskan hubungan pertahanan dan keamanan sama-sama memerangi terorisme dan kejahatan terorganisir. PM Modi menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra paling berharga.
Dalam pidato pers bersama dengan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) hari Senin, Modi mengatakan bahwa kedua negara berbagi nilai demokrasi, keragaman dan harmoni sosial. “Dan telah dipelihara ikatan yang kuat dari bisnis dan budaya,” katanya.
”Indonesia adalah salah satu mitra kami yang paling berharga dalam kebijakan Act East (Undang-Undang Timur) kami. Kami telah berbagi kepentingan ekonomi dan strategis. Kami telah sepakat untuk memprioritaskan kerjasama pertahanan dan keamanan,” ujar Modi setelah kedua negara menandatangani sejumlah perjanjian di Hyderabad House.
(mas)