Terlanjur Dieksekusi 21 Tahun Lalu, Pria Ini Ternyata Tak Salah

Sabtu, 03 Desember 2016 - 02:04 WIB
Terlanjur Dieksekusi...
Terlanjur Dieksekusi 21 Tahun Lalu, Pria Ini Ternyata Tak Salah
A A A
BEIJING - Mahkamah Agung China pada hari Jumat “membersihkan” seorang pria yang dieksekusi 21 tahun yang lalu atas tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan. Pria yang dieksekusi regu tembak pada tahun 1995 ternyata terbukti tidak bersalah.

Pria bernama Nie Shubin berusia 20 tahun ketika dia dieksekusi regu tembak dua hari setelah dihukum mati atas tuduhan melakukan pembunuhan dan pemerkosaan.

”Mahkamah Agung Rakyat percaya bahwa fakta-fakta yang digunakan dalam pemeriksaan pengadilan tidak jelas dan bukti tidak cukup, sehingga mengubah vonis dari yang awalnya bersalah,” kata Mahkamah Agung China sebuah pernyataan di akun media sosial yang sudah diverifikasi.

Pengadilan China mengklaim memiliki tingkat keyakinan 99,92 persen dalam setiap penjatuhan hukuman. Namun, ada kekhawatiran bahwa vonis yang salah dari pengadilan terjadi karena didorong oleh ketergantungan polisi pada pengakuan paksa dan kurangnya pembuktian yang efektif di persidangan pidana.

Kelompok HAM menyatakan China mengeksekusi lebih banyak orang dari negara lain, tetapi Beijing tidak memberikan angka pasti soal data hukuman mati yang selama ini diterapkan.

Nie dihukum atas tuduhan memperkosa dan membunuh seorang wanita yang tubuhnya ditemukan oleh ayahnya di sebuah ladang jagung di pinggiran Kota Shijiazhuang, di Provinsi Hebei utara. Tapi, menurut Mahkamah Agung, metode dan motif pembunuhan itu tak bisa dikonfirmasi. Dokumen penting terkait saksi dan kesaksian terdakwa juga hilang.

”Bukti utama adalah bahwa pengakuan Nie Shubin ini bersalah dikuatkan bukti lain,” bunyi pernyataan Mahkamah Agung.”Tetapi, ada keraguan atas kebenaran dan legalitas pengakuan bersalahnya,” lanjut pernyataan itu.

Keluarga Nie telah berkampanye menuntut keadilan karena seorang pembunuh berantai yang ditangkap pada tahun 2005 telah mengaku pembunuhan terhadap wanita itu. Namun, kasus itu baru resmi dibuka kembali pada tahun 2014 setelah sekian tahun Nie dieksekusi mati.

”Terima kasih kepada semua pihak yang membantu kasus Nie Shubin ini!,” kata Ibu Nie, Zhang Huanzhi, 72, yang menuliskannya di media sosial, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (3/12/2016).

Sementara itu, Pengadilan Tinggi Hebei yang memerintahkan eksekusi Nie membuat pernyataan penyesalan.”Menyatakan penyesalan yang mendalam kepada sanak saudara dan akan menyelidiki kemungkinan masalah ilegal yang terkait dengan sidang, segera,” kata Pengadilan Tinggi Hebei, dalam pernyataan yang dibacakan penyiar CCTV.

Kendati demikian, Liu Fujin, salah satu pengacara dalam kasus ini, mengatakan bahwa pengadilan tidak bersedia untuk mempertimbangkan kembali kasus ini selama bertahun-tahun dengan dalih tidak ada yang perlu dipertanggungjawabkan atas kekeliruan vonis. Dia mengaku berusaha untuk memperlihatkan bukti kasus ini selama 54 kali, tapi tidak berhasil.

”Begitu banyak laporan pemeriksaan dan dokumen telah dirusak atau hilang; bagaimana mereka bisa membiarkan pengacara melihat dokumen kacau dengan sedemikian rupa?,” kesal Liu.
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
34 menit yang lalu
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
37 menit yang lalu
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
1 jam yang lalu
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
2 jam yang lalu
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
2 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved