Kebakaran Amuk Israel, 22 Orang Ditangkap

Sabtu, 26 November 2016 - 10:32 WIB
Kebakaran Amuk Israel,...
Kebakaran Amuk Israel, 22 Orang Ditangkap
A A A
TEL AVIV - Sebanyak 22 orang telah ditangkap aparat keamanan Israel karena dicurigai terlibat pembakaran atau hasutan untuk melakukan pembakaran. Kebakaran yang mengamuk sejumlah wilayah Israel sejak Selasa lalu merupakan kebakaran terburuk sejak 2010.

Otoritas keamanan Israel menyatakan, dari 22 orang yang ditangkap atas tuduhan pembakaran, satu di antaranya adalah warga Palestina. Warga Palestina itu dituduh menyebabkan kebakaran pada Jumat pagi di kawasan hutan di sekitar komunitas Yahudi, Beit Meir, di dekat Yerusalem.

Menurut laporan New York Times, Sabtu (26/11/2016), sebanyak delapan orang telah dibebaskan dan 14 dikenakan perpanjangan masa penahanan.

Kebakaran hebat di Israel pertama kali muncul hari Selasa di wilayah hutan kering di dekat Haifa, Israel utara. Dalam waktu cepat, kebakaran meluas ke berbagai wilayah, membakar puluhan rumah dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi. Para tahanan di dua penjara juga dievakuasi.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengatakan bahwa sejumlah besar dari kebakaran itu dicurigai sebagai aksi teror.

”Ada harga yang harus (dibayar untuk) kejahatan, dan ada harga untuk teror dan hasutan, dan kami akan membalas itu,” kata Netanyahu saat kunjungan ke pangkalan militer Hatzor.

“Instruksi (saya) untuk menuntut siapa pun melakukan tindakan ini sehingga semua bisa melihat bahwa siapa pun yang mencoba untuk membakar negara Israel akan menghadapi hukuman maksimal,” katanya lagi.

Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan mengaku sudah menemukan bukti bahwa bensin digunakan untuk menyalakan api di Zikhron Yaaqov, sebuah kota di Israel utara. Menurutnya, seorang pria dari Yerusalem ditangkap dengan bahan bakar.

Pada jumat malam, dua kebakaran telah meluas hingga ke dekat perbatasan Libanon. Kebakaran cepat meluas karena “dikipasi” terjangan angin kencang.

Menteri Budaya Israel Miri Regev mengancam mencabut status warga negara bagi siapa pun yang terbukti terlibat dalam kebakaran hebat di Israel. ”Siapa pun yang membakar negara tidak bisa menjadi warga negara, dan status kewarganegaraan mereka harus dicabut,” ancam Regev.

Namun, sejumlah tokoh Arab di Israel memperingatakan pemerintah untuk tidak menjatuhkan kesalahan tanpa bukti. Jamal Zahalka, seorang legislator Arab di parlemen Israel, adalah salah satunya.

“Para pejabat Israel menuduh minoritas Arab (terlibat) pembakaran, sebelum penyelidikan resmi polisi berlangsung,” kata Zahalka. ”Sangat disayangkan ketika pejabat terpilih memilih untuk meningkatkan divisi di masyarakat Israel dan menambahkan ‘bahan bakar’ ke api,” ujarnya yang memperingatkan tuduhan yang salah bisa memicu ketegangan.
(mas)
Berita Terkait
Aksi Brutal Polisi Israel...
Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Puluhan Jemaah di Masjid Al-Aqsa
Israel Serang Kamp Al...
Israel Serang Kamp Al Maghazi di Gaza Saat Malam Natal Menewaskan 70 orang
Penampakan Rudal Iran...
Penampakan Rudal Iran saat Melintas di Atas Masjid Al Aqsa
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Israel Menembaki Warga...
Israel Menembaki Warga Gaza di Distribusi Bantuan, 155 Terluka dan 20 Tewas
Panik Dibombardir Iran,...
Panik Dibombardir Iran, Israel Minta Dewan Keamanan PBB Rapat Darurat
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
1 jam yang lalu
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
3 jam yang lalu
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
6 jam yang lalu
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
7 jam yang lalu
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
8 jam yang lalu
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
9 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved