Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Diskriminasi di AS
Selasa, 15 November 2016 - 21:03 WIB
Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Diskriminasi di AS
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, sejauh ini tidak ada warga Indonesia (WNI) yang menjadi korban diskriminasi di Amerika Serikat (AS). Diskriminasi dan kejahatan berdasar kebencian dilaporkan meningkat paska pengumuman pemilu AS.
Juru bicara Kemlu RI, Arrmanantha Nassir mengatakan, memang ada ketakutan adanya tindakan diskriminasi terhadap warga asing, khususnya terhadap kaum Muslim. Namun, sejauh ini hal tersebut tidak terjadi. "Sejauh ini belum ada laporan," kata Arrmanantha saat ditemui awak media pada Selasa (15/11).
"Sempat ada kabar memang akan ada pencarian terhadap kaum Muslim, atau terhadap Islamic Centre. Namun, setelah dikonfirmasi, tidak ada hal semacam itu," sambungnya.
Sementara itu, terkait dengan imbauan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Washington DC, Arrmanantha mengatakan hal semacam itu adalah hal biasa. Semua negara pasti akan menyampaikan imbauan kepada warganya di sebuah negara jika ada demonstrasi besar-besaran di sebuah negara.
Juru bicara Kemlu RI, Arrmanantha Nassir mengatakan, memang ada ketakutan adanya tindakan diskriminasi terhadap warga asing, khususnya terhadap kaum Muslim. Namun, sejauh ini hal tersebut tidak terjadi. "Sejauh ini belum ada laporan," kata Arrmanantha saat ditemui awak media pada Selasa (15/11).
"Sempat ada kabar memang akan ada pencarian terhadap kaum Muslim, atau terhadap Islamic Centre. Namun, setelah dikonfirmasi, tidak ada hal semacam itu," sambungnya.
Sementara itu, terkait dengan imbauan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Washington DC, Arrmanantha mengatakan hal semacam itu adalah hal biasa. Semua negara pasti akan menyampaikan imbauan kepada warganya di sebuah negara jika ada demonstrasi besar-besaran di sebuah negara.
(esn)