Sempat Kesal, Trump Balik Memuji Para Demonstran
Sabtu, 12 November 2016 - 00:18 WIB
Sempat Kesal, Trump Balik Memuji Para Demonstran
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump, sempat mencela aksi protes yang dilakukan warga Paman Sam pasca pengumuman kemenangannya. Namun hanya dalam hitungan jam, Trump balik memuji para demonstran.
"Pada kenyataannya bahwa kelompok-kelompok kecil pengunjuk rasa pada kemarin malam memiliki gairah untuk negara kita yang besar. Kita akan berjalan bersama-sama dan bangga!," cuit Trump di akun Twitternya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/11/2016).
Pernyataan baru Trump tersebut menunjukkan adanya perubahan yang tajam dari cuitan beberapa jam sebelumnya yang menolak demonstran di delapan kota dengan menyebutnya sebagai pengunjuk rasa profesional, dihasut oleh media.
Baca juga:
Menang Pilpres Didemo Ribuan Warga AS, Trump: Tidak Adil!
Demonstran anti Trump menyuarakan keprihatinan atas sikap kepresidenan pengusaha eksentrik itu yang akan mulai bekerja pada 20 Januari mendatang. Mereka takut Trump akan melanggar hak-hak sipul dan asasi manusia AS. Para demonstran merujuk pada janji kampanye Trump yang akan membatasi imigrasi dan membuat daftar kaum muslim, serta tuduhan pelecehan seksual.
Di berbagai kota, aksi protes meneriakkan slogan-slogan termasuk, "Tidak untuk kebencian! Tidak untuk takut! Imigran diterima di sini!" dan membawa poster bertuliskan, "Makzulkan Trump."
kelompok supremasi kulit putih termasuk Ku Klux Klan telah memuji Trump. Beberapa kelompok advokasi hak-hak sipil telah melaporkan lonjakan serangan terhadap minoritas menyusul kemenangan Trump atas Hillary Clinton. Trump sendiri menolak dukungan KKK ini.
"Pada kenyataannya bahwa kelompok-kelompok kecil pengunjuk rasa pada kemarin malam memiliki gairah untuk negara kita yang besar. Kita akan berjalan bersama-sama dan bangga!," cuit Trump di akun Twitternya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (12/11/2016).
Pernyataan baru Trump tersebut menunjukkan adanya perubahan yang tajam dari cuitan beberapa jam sebelumnya yang menolak demonstran di delapan kota dengan menyebutnya sebagai pengunjuk rasa profesional, dihasut oleh media.
Baca juga:
Menang Pilpres Didemo Ribuan Warga AS, Trump: Tidak Adil!
Demonstran anti Trump menyuarakan keprihatinan atas sikap kepresidenan pengusaha eksentrik itu yang akan mulai bekerja pada 20 Januari mendatang. Mereka takut Trump akan melanggar hak-hak sipul dan asasi manusia AS. Para demonstran merujuk pada janji kampanye Trump yang akan membatasi imigrasi dan membuat daftar kaum muslim, serta tuduhan pelecehan seksual.
Di berbagai kota, aksi protes meneriakkan slogan-slogan termasuk, "Tidak untuk kebencian! Tidak untuk takut! Imigran diterima di sini!" dan membawa poster bertuliskan, "Makzulkan Trump."
kelompok supremasi kulit putih termasuk Ku Klux Klan telah memuji Trump. Beberapa kelompok advokasi hak-hak sipil telah melaporkan lonjakan serangan terhadap minoritas menyusul kemenangan Trump atas Hillary Clinton. Trump sendiri menolak dukungan KKK ini.
(ian)