Trump Berhak Akses Kode Nuklir, Gedung Putih Tolak Komentar

Kamis, 10 November 2016 - 11:21 WIB
Trump Berhak Akses Kode...
Trump Berhak Akses Kode Nuklir, Gedung Putih Tolak Komentar
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih menolak berkomentar soal hak Donald Trump memegang kode untuk mangkses senjata nuklir Amerika Serikat (AS) setelah jadi presiden terpilih AS. Gedung Putih enggan mengungkap apakah Presiden Barack Obama mempercayakan kode nuklir kepada Trump atau tidak.

”Apa yang bisa saya katakan adalah (soal) pemilihan dan itu sudah diputuskan,” kata juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, ketika ditanya apakah Presiden Obama mempercayakan Trump untuk memiliki akses kode peluncuran senjata nuklir AS.

”Presiden tidak bisa memilih penggantinya, orang-orang Amerika (yang) melakukan,” kata Earnest. Di AS, orang yang paling berhak memegang kode peluncuran senjata nuklir adalah presiden, karena menjadi panglima tertinggi.

Selama kampanye akhir pekan lalu, Obama mengejek Trump karena memiliki akun Twitter yang dikelola oleh pembantunya.”Jika seseorang tidak bisa mengelola akun Twitter, mereka tidak dapat menangani kode nuklir,” sindir Obama.

Obama yang ikut berkampanye mendukung Hillary Clinton sebagai rekan di Partai Demokrat telah meremehkan Trump. Obama menyebut Trump akan menjadi sosok “berbahaya” untuk menjadi panglima tertinggi.

Earnest mengklarifikasi pernyataan-pernyataan Obama yang menyudutkan Trump tersebut. ”Obama menggunakan bahasa yang kuat dalam membantu orang memahami persis mengapa dia begitu bersemangat dalam memberikan dukungan untuk kandidat Demokrat Hillary Clinton,” ujarnya.

”Mereka adalah tampilan otentik yang belum berubah,” ujar Earnest. ”Semua orang di sini kecewa dengan hasilnya,” imbuh Earnest mengacu pada hasil pemilihan presiden yang berakhir dengan kekalahan Hillary Clinton, seperti dikutip Washington Times, Kamis (10/11/2016).
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
58 menit yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
3 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
4 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved