Umbar Ancaman Membakar Masjid, Pria Inggris Ditangkap Polisi

Minggu, 06 November 2016 - 07:41 WIB
Umbar Ancaman Membakar...
Umbar Ancaman Membakar Masjid, Pria Inggris Ditangkap Polisi
A A A
STAFFORDSHIRE - Aparat polisi Inggris menangkap seorang pria setelah mengumbar ancaman akan membakar masjid pada aksi 5 November. Ancaman itu dia tulis di akun Facebook-nya.

Sebuah akun Facebook dengan nama ”Shuff Mohammad” memajang foto masjid di daerah Stoke-on-Trent, Staffordshire, yang dia jadikan target.

Dalam sebuah posting Facebook, tampak pria itu mengenakan topeng dan melakukan selfie di luar Masjid Central City, di Hanley. Dia juga foto di Masjid Normacot, di Cobridge, serta di bekas Sekolah North Road yang telah diubah menjadi sebuah pusat komunitas dengan ruang ibadah.

Akun Facebook itu juga dipenuhi posting foto, video dan komentar kebencian. Salah satunya posting yang berbunyi: ”5 November, ingat, ingat itu hari nasional membakar masjid malam”. Ada juga tulisan tentang Nabi Muhammad.

Polisi telah siaga setelah posting ofensif itu meresahkan masyarakat. Seorang ibu muda etnis Pakistan, yang meminta tak diungkap namanya, mengatakan bahwa dia percaya pria pengguna akun Facebook itu memiliki anak merupakan teman sekolah dari anaknya.

Menurutnya, tulisan-tulisan di Facebook tersebut telah membuat masyarakat setempat khawatir. ”Ini pembicaraan dari komunitas Muslim,” katanya kepada Mail Online.

”Pesannya sangat menyinggung, tapi saya hanya berpikir dia sedang mencari perhatian. Saya tidak benar-benar mengambil ini sangat serius. Tapi sekarang tampaknya dia mengambil lebih jauh dengan membuat ancaman untuk membakar masjid di Bonfire Night,” ujarnya.

”Saya pernah mendengar polisi memberitahu kepada orang-orang untuk ekstra hati-hati dan mencari siapa pun yang bertindak mencurigakan pada tanggal 5 November,” imbuh dia.

“Adik saya panik ketika pergi salat di masjid. Ini benar-benar mengkhawatirkan, tapi kami harus berharap, dia tidak serius. Saya heran Facebook belum menutup akun itu,” paparnya.

Pihak Kepolisian Staffordshire telah mengkonfirmasi bahwa mereka mengambil masalah ini sangat serius.”Seorang pria telah ditangkap sore ini sehubungan dengan hasutan kebencian rasial melalui media sosial. Pria itu berusia 30-an tahun asal Stoke-on-Trent, dan tetap dalam tahanan polisi,” kata pejabat polisi setempat, Inspektur Paul Johnson, seperti dikutip IB Times, Minggu (6/11/2016).
(mas)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
35 menit yang lalu
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
2 jam yang lalu
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
5 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
6 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved