Politisi Pro Kurdi Ditangkap, Kantor Polisi Turki Dibom
Jum'at, 04 November 2016 - 17:49 WIB
Politisi Pro Kurdi Ditangkap, Kantor Polisi Turki Dibom
A
A
A
ANKARA - Sedikitnya 8 orang tewas dan 100 orang luka-luka dalam serangan bom di kantor polisi pasca ditangkapnya sejumlah politisi pro-Kurdi. Hal tersebut diungkapkan oleh Perdana Menteri Binali Yildirim.
Menurut Yildirim, dari 100 orang yang luka, hanya tujuh dari mereka yang tetap berada di rumah sakit. Ia mengatakan mereka yang tewas adalah dua petugas polisi, seorang teknisi, dan lima warga sipil. Dia juga mengatakan salah satu pelaku penyerangan tertangkap basah, namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Jumat (4/11/2016).
Serangan bom terjadi di distrik Baglar dari Diyarbakit, dekat sebuah bangunan yang digunakan oleh polisi anti huru hara. Laporan media setempat mengatakan ledakan terdengar dari beberapa bagian kota dan menyebabkan kerusakan bangunan di dekatnya.
Kantor gubernur Diyarbakir mengatakan ledakan itu diyakini disebabkan oleh bom mobil yang dilakukan oleh pemberontak dari Partai Pekerja Kurdistan atau PKK yang dilarang.
Kantor berita yang dikelola negara, Anadolu mengatakan beberapa ambulans dikirim ke tempat kejadian. Sementara Kantor berita swasta Dogan melaporkan bahwa sebanyak 30 orang terluka dalam ledakan itu.
Serangan bom ini terjadi hanya beberapa jam setelah pihak berwenang menahan setidaknya 12 legislator partai pro Kurdi untuk diinterogasi terkait aksi teror.
Menurut Yildirim, dari 100 orang yang luka, hanya tujuh dari mereka yang tetap berada di rumah sakit. Ia mengatakan mereka yang tewas adalah dua petugas polisi, seorang teknisi, dan lima warga sipil. Dia juga mengatakan salah satu pelaku penyerangan tertangkap basah, namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut seperti dikutip dari Belfast Telegraph, Jumat (4/11/2016).
Serangan bom terjadi di distrik Baglar dari Diyarbakit, dekat sebuah bangunan yang digunakan oleh polisi anti huru hara. Laporan media setempat mengatakan ledakan terdengar dari beberapa bagian kota dan menyebabkan kerusakan bangunan di dekatnya.
Kantor gubernur Diyarbakir mengatakan ledakan itu diyakini disebabkan oleh bom mobil yang dilakukan oleh pemberontak dari Partai Pekerja Kurdistan atau PKK yang dilarang.
Kantor berita yang dikelola negara, Anadolu mengatakan beberapa ambulans dikirim ke tempat kejadian. Sementara Kantor berita swasta Dogan melaporkan bahwa sebanyak 30 orang terluka dalam ledakan itu.
Serangan bom ini terjadi hanya beberapa jam setelah pihak berwenang menahan setidaknya 12 legislator partai pro Kurdi untuk diinterogasi terkait aksi teror.
(ian)