AS dan Malaysia Turut Peringatkan Warganya Jauhi Lokasi Unjuk Rasa

Jum'at, 04 November 2016 - 16:52 WIB
AS dan Malaysia Turut...
AS dan Malaysia Turut Peringatkan Warganya Jauhi Lokasi Unjuk Rasa
A A A
JAKARTA - Selain Australia, ada dua Kedutaan Besar lainnya yang memperingatkan warganya untuk menjauh lokasi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah ormas Islam pada hari ini, Jumat (4/11/2016). Dua Kedubes itu adalah Kedubes Amerika Serikat (AS) dan Malaysia.
Dalam imbauan yang diunggah situs resmi mereka, Kedubes AS di Jakarta mengatakan, walaupun unjuk rasa ini adalah aksi damai, tapi tetap ada kemungkina terjadi kericuhan. Oleh karena itu, mereka meminta warganya untuk menjauhi lokasi unjuk rasa.
"Warga AS diingatkan, meskipun demonstrasi dimaksudkan untuk menjadi aksi damai, tapi tetap bisa berubah konfrontatif dan meningkat menjadi kekerasan. Terdapat kemungkinan beberapa kelompok ekstrimis bisa mengambil keuntungan dari protes dan menghasut atau melakukan kekerasan. Anda harus menghindari area demonstrasi, dan berhati-hati jika berada di sekitar lokasi pertemuan, protes, atau demonstrasi," bunyi imbauan yang dikeluarkan oleh Kedubes AS.
Imbauan serupa juga disampaikan oleh Kedubes Malaysia. Mereka mendesak seluruh warga Malaysia untuk menghindari lokasi demonstrasi dan meningkatkan kewaspadaan jika berada di sekitar lokasi demonstrasi.
"Warga Malaysia di Jakarta disarankan untuk mengambil tindakan pencegahan sehubungan keamanan diri, serta keluarga dan menghindari berada di daerah yang terlibat dan lingkungan yang telah diidentifikasi oleh polisi lokal, seperti Monas, Masjid Istiqlal, Balaikota, Tangerang dan Bekasi," kata Kedubes Malaysia.
"Rakyat Malaysia disarankan untuk memantau kondisi dan mematuhi instruksi pemerintah daerah serta mendaftar diwww.kln.gov.mydi bawah Online Services> e-Consular," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
2 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
3 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
4 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
5 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
5 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved