Assange: Hillary dan ISIS Didanai Pihak yang Sama

Jum'at, 04 November 2016 - 16:32 WIB
Assange: Hillary dan...
Assange: Hillary dan ISIS Didanai Pihak yang Sama
A A A
WASHINGTON - Pendiri Wikileaks, Julian Assange menyebut, uang yang masuk ke dalam Cinton Foundation dan ISIS berasal dari sumber yang sama. Uang itu berasal dari sejumlah pengusaha Timur Tengah.
Berbicara saat melakukan wawancara dengan John Pilger, seperti dilansir Russia Today pada Jumat (4/11), Assange mengatakan, pemerintah Amerika Serikat (AS) sebenarnya tahu uang yang masuk ke dalam badan milik Hillary Clinton berasal dari pangeran dan pengusaha Arab yang juga mendukung ISIS. Namun, AS selalu menutup mata akan itu.
"Semua analis serius tahu dan bahkan pemerintah AS telah setuju beberapa tokoh Arab telah mendukung dan mendanai ISIS, tetapi mereka selalu menghindari hal itu," kata Assange dalam wawancara tersebut.
"AS hanya mengatakan ada beberapa pangeran nakal menggunakan uang minyak mereka untuk melakukan apapun yang mereka suka, namun sebenarnya pemerintah tidak menyetujui. Tapi (bocoran) email mengatakan, itu adalah pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Qatar yang telah mendanai ISIS," sambungnya.
Assange dan Pilger yang berbicara di Kedutaan Besar Ekuador di London, di mana whistleblower telah menjadi pengungsi sejak 2012, kemudian berbicara tentang konflik kepentingan antara jabatan resmi Hillary dan pejabat Timur Tengah,
Pilger menyinggung mengenai Saudi, Qatar, Maroko, dan Bahrain, turut memberikan dana ke Clinton Foundation, sementara Hillary adalah Menteri Luar Negeri AS saat pemerintahan Barack Obama sebelumnya. Dan, Kementerian Luar Negeri AS menyetujui penjualan senjata besar-besaran, khususnya kepada Saudi. Assange mengatakan, pada saat Hillary menjabat, jumlah penjualan senjata AS ke Saudi meningkat tajam.
"Di bawah Hillary dan email Hillary mengungkapkan diskusi penting mengenai hal itu, kesepakatan pembelian senjata terbesar yang pernah terjadi di dunia dengan Saudi, dengan nilai lebih dari USD 80 miliar. Selama masa jabatannya, total ekspor senjata dari AS dua kali lipat dalam nilai dolar," kata Assange
Lalu ketika ditanya adakah konsekuensi hal itu, dimana diketahui ISIS turut mendapat dana dari orang yang memberikan dana pada Clinton Foundation, Assange mengatakan pasti ada konsekuensi besar di baliknya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
49 menit yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
1 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
2 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
3 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved