Indo Defence 2016, Inggris Fokuskan Kerjasama Inovasi dan Pertahanan

Selasa, 01 November 2016 - 16:14 WIB
Indo Defence 2016, Inggris...
Indo Defence 2016, Inggris Fokuskan Kerjasama Inovasi dan Pertahanan
A A A
JAKARTA - Sejumlah perusahaan Inggris dipastikan akan mengikuti gelaran Indo Defence 2016. Berbagai kapabilitas Inggris di bidang pertahanan, keamanan dan sektor digital akan dipamerkan dalam acara ini.

Terkait hal tersebut, kerjasama strategis dalam inovasi dan pertahanan akan menjadi tema utama perusahan-perusahaan Inggris di Indo Defence 2016 nanti. Perusahaan-perusahaan Inggris melihat kesempatan kerjasama industri dan usaha bersama jangka panjang. Inggris juga ingin berbagi pengalamannya dalam menangani program pertahanan skala besar dan menudukung warisan alutsista.

Inggris juga memiliki pengalaman luas di bidang keamanan digital dan perbatasan, serta ingin bekerja lebih dekat dengan Indonesia dalam sektor yang penting dan sedang berkembang ini. Keikutsertaan Inggris dalam Indo Defence 2016 mencerminkan komitmen solid Inggris dan Indonesia untuk bekerjasama dalam sektor pertahanan dan keamanan di masa depan.

Tim Inggris sendiri nantinya akan dipimpin oleh Direktur Regional di Organisasi Pertahanan dan Keamanan Kementerian Dagang Inggris (DIT DSO), Alexis Hammer.

“Indonesia adalah rekan strategis yang penting. Kami ingin terus mempererat hubungan kami dalam bidang pertahanan, keamanan, dan digital. Indo Defence memberikan kesempatan penting bagi Inggris untuk berdiskusi tentang tantangan dan isu-isu yang dihadapi oleh para angkatan bersenjata kedua negara," kata Hammer dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (1/11/2016).

"Saya senang bahwa perusahaan-perusahaan Inggris akan datang untuk melihat kerja sama industrial jangka panjang dengan Indonesia, sehingga kami bisa terus berbagi pengetahuan, pemahaman, dan teknologi, yang dapat mempererat hubungan Inggris-Indonesia,” tukasnya.

Kementerian Perdagangan Inggris beserta perusahaan-perusahaan Inggris berharap bisa ikut mensukseskan Indo Defence 2016.
(ian)
Berita Terkait
Kunjungan Menlu Inggris...
Kunjungan Menlu Inggris ke Indonesia
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Kelahiran Bayi Badak...
Kelahiran Bayi Badak di Kebun Binatang Chester Inggris
50 Juta Vaksin Asal...
50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia
Satu Juta Vaksin Astrazeneca...
Satu Juta Vaksin Astrazeneca Tiba di Indonesia
Tim Bulutangkis Indonesia...
Tim Bulutangkis Indonesia Dipastikan Pulang Lebih Cepat
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
8 menit yang lalu
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
30 menit yang lalu
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
1 jam yang lalu
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
1 jam yang lalu
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
1 jam yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved