PM Irak kepada ISIS: Menyerah atau Mati!

Selasa, 01 November 2016 - 13:40 WIB
PM Irak kepada ISIS:...
PM Irak kepada ISIS: Menyerah atau Mati!
A A A
BAGHDAD - Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mendesak kelompok Negara Islam (ISIS) untuk menyerah. Pernyataan itu muncul seiring usaha pasukan pemerintah untuk merebut Mosul, benteng terakhir kelompok ekstrimis itu di Irak.

"Mereka tidak memiiki pilihan. Entah mereka akan menyerah atau mereka mati," kata al-Abadi yang muncul di televisi pemerintah mengenakan seragam militer seperti dikutip dari BBC, Selasa (1/11/2016).

"Kami akan menutup semua celah untuk ISIS disemua sudut dan Insya Allah kepala ular pun akan kami potong. Mereka tidak akan memiliki jalan keluar dan tidak ada cara untuk melarikan diri," sambungnya.

Pasukan khusus Irak sekarang berada sekitar 1 km dari ujung timur Mosul dan bersiap untuk memasuki kota tersebut. Sementara unit tentara yang lain maju dari sebelah selatan.

Baca juga:
Pasukan Khusus Irak Siap Masuki Mosul


Sekitar 50 ribu personil pasukan keamanan Irak, pejuang Peshmerga Kurdi, suku Arab Sunni, dan milisi Syiah terlibat dalam serangan merebut Mosul yang dimulai dua minggu lalu. Mereka berusaha untuk mengusir militan ISIS dari kubu terakhir kelompok ekstrimis itu di Irak.

Mosul jatuh ke tangan ISIS pada bulan Juni 2014 dan pemimpin mereka, Abu Bakr al-Baghdadi, memilih sebuah masjid di kota itu sebagai tempat untuk menyatakan pembentukan khilafah.

Sebelum serangan dimulai pada 17 Oktober, diyakini ada antara 3.000 dan 5.000 militan yang tersisa di Mosul, bersama dengan 1,5 juta warga sipil. Sejauh ini, lebih dari 17.700 warga telah mengungsi dan, menurut skenario terburuk PBB, sebanyak 700.000 orang lain akan mengikutinya.
(ian)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
1 jam yang lalu
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
3 jam yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
3 jam yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
4 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
6 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved