Seorang Wanita Transgender Muslim Rusia Dibunuh setelah Nikahi Pria

Selasa, 01 November 2016 - 07:12 WIB
Seorang Wanita Transgender...
Seorang Wanita Transgender Muslim Rusia Dibunuh setelah Nikahi Pria
A A A
MOSKOW - Seorang wanita transgender Muslim di Rusia dibunuh beberapa hari setelah menikah dengan seorang pria. Sebelum dibunuh, ayah korban sudah menyerukan agar anaknya dibunuh di depan matanya karena mengubah jenis kelamin.

Korban terlahir sebagai pria dengan nama Adam Aliev, 25. Dia kemudian menjalani operasi perubahan jenis kelamin menjadi wanita di Moskow dan mengganti namanya menjadi Raina.

Wanita transgender ini lantas menikah dengan seorang pria bernama Viktor. Ayah korban, Alimshaikh Aliev, yang malu dengan tindakan anaknya telah menyerukan pembunuhan itu saat berbicara di stasiun televisi. ”Biarkan dia dibunuh, saya tidak ingin melihat dia. Bawa dia ke sini dan bunuh dia di depan mata saya,” katanya.

Pelaku pembunuhan belum teridentifikasi. Sebelum dibunuh, Raina telah memperingatkan polisi bahwa dia menerima ancaman pembunuhan. Jasad korban ditemukan dalam kondisi termutilasi.

Korban berasal dari keluarga Muslim etnis Chechnya, di Dagestan. Raina menjalani operasi perubahan jenis kelamin sebulan lalu.

”Pemuda itu memutuskan untuk mengubah jenis kelaminnya karena ia ingin menikah dengan pria yang dicintainya, Viktor dari Karachaevo-Cherkessiya (wilayah komunitas Muslim di Rusia selatan),” kata seorang wanita tetangga korban.

“Ibunya mengatakan ‘Saya tidak ingin melihat dia, saya melahirkan seorang anak, tapi untuk apa? Ini adalah aib untuk keluarga’,” lanjut tetangga korban. Ibu korban dilaporkan menangis siang dan malam selama anaknya memilih menjalani operasi perubahan jenis kelamin.

Seorang Mufti Dagestan seperti dikutip surat kabar KP mengatakan; ”Mengubah jenis kelamin benar-benar dilarang, karena itu berarti bahwa seorang pria akan menjadi seorang wanita. Ini benar-benar dilarang dalam Islam. Mengubah jenis kelamin berarti menentang Tuhan.”

Wakil kepala pemerintahan desa setempat, Abdutagur Israpilov, mengenal korban sebagai pria.”Saya tahu Adam. Dia suka mengenakan legging ketat, sikapnya feminin, bahkan suaranya seperti seorang gadis,” katanya, seperti dikutip Daily Mail, semalam (31/10/2016).

”Dia selesai sekolah dan pergi untuk tinggal di Makhachkala dan kemudian ke Moskow, di mana ia bekerja di kelab malam dan membuat keuangannya membaik,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
28 menit yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
1 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
1 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
3 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved