Buka Penyelidikan Baru, Demokrat Tuntut Penjelasan FBI

Minggu, 30 Oktober 2016 - 23:56 WIB
Buka Penyelidikan Baru,...
Buka Penyelidikan Baru, Demokrat Tuntut Penjelasan FBI
A A A
WASHINGTON - Sejumlah politisi top Partai Demokrat menuntut FBI untuk memberikan informasi lebih rinci tentang penyelidikan baru skandal email Hillary Clinton. Mereka pun memberikan batas waktu hingga Senin kepada Direktur FBI untuk memberikan penjelasan.

Sebelumnya, Direktur FBI James Comey menulis surat yang menyatakan pihaknya akan membuka penyelidikan terhadap penggunaan server pribadi oleh Hillary Clinton. Comey mengatakan pihaknya menemukan email baru dan akan memeriksanya apakah email tersebut berisi informasi sensitif pemerintah.

Baca juga:
FBI Bakal Buka Kembali Penyelidikan Skandal Email Hillary


"Surat ini meresahkan karena kata-katanya samar dan meninggalkan begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab," tulis mereka dalam sebuah surat kepada James Comey seperti dikutip dari Sky News, Minggu (30/10/2016).

"Tidak jelas apakah email yang diidentifikasi oleh FBI adalah email yang berada dalam pengamanan FBI, apakah salah satu email telah diperiksa, apakah Sekretaris Hillary Clinton telah mengirim atau menerimanya, atau apakah mereka memiliki makna apapun untuk FBI sebelum penyelidikan," sambung surat itu.

"Surat itu juga meresahkan karena melanggar tradisi yang sudah lama dari Departemen Kehakiman dan FBI harus berhati-hati dalam hari-hari menjelang pemilu agar tidak mempengaruhi hasil," demikian surat politisi Partai Demokrat tersebut.

Dalam suratnya, para politisi itu kemudian merujuk memo internal yang dilaporkan dikirim pada hari Sabtu oleh Comey kepada staf FBI dimana ia menyatakan pihak Biro tidak tahu seberapa penting email baru tersebut, "Saya tidak ingin membuat kesan yang menyesatkan."

Para senator itu kemudian menyatakan: "Sayangnya, surat Direktur Comey telah disalahpahami. Hal ini digunakan untuk tujuan politik, menciptakan kesan menyesatkan tentang niat dan tindakan FBI," kata mereka.

"Hanya 10 hari sebelum pemilihan presiden, rakyat Amerika berhak mendapatkan penjelasan tanpa penundaan mengenai pengumuman terbaru FBI. Jika mengecewakan akan dianggap tidak bertanggung jawab dan merugikan rakyat Amerika," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Sempat Diisukan Selingkuhan...
Sempat Diisukan Selingkuhan Bill Clinton, Monica Lewinsky Jadi Model di Usia 50 Tahun
Ketika Hillary Clinton...
Ketika Hillary Clinton Diteriaki Penjahat Perang saat Berpidato
Hillary Clinton Tuduh...
Hillary Clinton Tuduh Trump Tutupi Epstein Files, Desak Dirilis Total
Hillary Clinton Samakan...
Hillary Clinton Samakan Ukraina dengan Afghanistan, Saat AS Beri Senjata Mujahidin
Trump Cabut Izin Keamanan...
Trump Cabut Izin Keamanan bagi Harris, Clinton, dan Keluarga Biden
10 Skandal Politik yang...
10 Skandal Politik yang Mengguncang AS dalam Setengah Abad Sejak Watergate
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
7 menit yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
1 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
4 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved