Biarkan Teman Intervensi Urusan Negara, Presiden Korsel Didesak Mundur

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 14:47 WIB
Biarkan Teman Intervensi...
Biarkan Teman Intervensi Urusan Negara, Presiden Korsel Didesak Mundur
A A A
SEOUL - Rakyat Korea Selatan (Korsel) pada Sabtu (29/10/2016) mempersiapkan demo besar-besaran untuk mendesak Presiden Park Geun-Hye mengundurkan diri. Gerakan rakyat Korsel ini muncul setelah ada bocoran bahwa Presiden Park membiarkan teman pribadinya yang tidak duduk di pemerintahan mengintervensi urusan negara.

Teman pribadi Presiden Park itu diketahui bernama Choi Soon-Sil. Sosok Choi dikenal dengan praktik pengkultusan aliran agama, ritual shamanist dan diduga terlibat korupsi.

Tindakan Presiden Park yang membiarkan teman pribadinya ikut campur urusan negara dinilai publik Korsel sebagai sebuah skandal. Gara-gara kasus ini, kepopuleran Presiden Park jatuh ke rekor terendah dan dia didesak untuk mengundurkan diri.

Choi kini sedang diselidiki atas dugaan memanfaatkan hubungan pribadinya dengan Presiden Park untuk memperoleh uang dari konglomerat besar. Tapi, yang mengejutkan publik Korsel adalah bocoran informasi yang menyebut Choi melakukan intervensi soal kebijakan penting yang dijalankan Presiden Park.

Presiden Park telah meminta maaf secara terbuka. Dia pada hari Jumat mengatakan bahwa 10 dari penasihat senior telah mengundurkan diri menjelang perombakan jabatan di kantor kepresidenan.

Choi, 60, adalah putri seorang tokoh agama bernama Choi-Tae-Min, yang memimpin sebuah kelompok pengkultusan aliran agama dan merupakan mentor senior Park sebelum akhirnya meninggal pada tahun 1994.

Pda hari ini, sejumlah banner bermunculan menjelang demo besar-besaran di Korsel. Salah satunya, berbunyi; ”Choi come back, Park get out”.

Pihak pengacara Choi menyadari situasi tersebut. Menurut pihak pengacara, Choi bersedia kembali ke rumahnya dan siap untuk diperiksa. ”Dan dihukum jika dia melakukan sesuatu yang salah,” bunyi pernyataan pihak pengacara, seperti dikutip AFP.

Jaksa Korsel telah memeriksa dua pembantu dekat Choi. Salah satunya mengatakan bahwa Choi telah berperilaku seperti "presiden de facto" Korsel.
(mas)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
30 menit yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
1 jam yang lalu
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
2 jam yang lalu
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
2 jam yang lalu
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
3 jam yang lalu
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved