Pejabat AS: Sia-sia Minta Korut Hentikan Program Nuklir

Kamis, 27 Oktober 2016 - 05:40 WIB
Pejabat AS: Sia-sia...
Pejabat AS: Sia-sia Minta Korut Hentikan Program Nuklir
A A A
WASHINGTON - Direktur intelijen nasional Amerika Serikat (AS), James Clapper mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) harus fokus dalam hal membatasi kemampuan nuklir Korea Utara (Korut). Menurutnya, meyakinkan Korut untuk menghentikan pengembangan nuklir adalah hal yang sia-sia.

"Saya pikir gagasan untuk denuklirisasi Korut adalah hal yang sia-sia. Mereka tidak akan melakukan itu karena itu adalah tiket mereka untuk bertahan hidup," katanya didepan Dewan Hubungan Luar Negeri seperti dikutip dari Sputniknews, Kamis (27/10/2016).

Clapper lantas menjelaskan perjalanannya ke Korut pada tahun 2014 lalu untuk menjamin pembebasan dua warga AS. Ia memberikan penilaian 'good taste' atas pengembangan nuklir dari perspektif negara itu.

"Mereka berada di bawah pengepungan dan mereka sangat paranoid, sehingga gagasan untuk menyerah dalam mengembangkan kemampuan nuklir, apa pun itu, adalah tidak mungkin. Yang terbaik mungkin bisa kita berharap adalah semacam penumbat, tetapi mereka tidak akan melakukan itu hanya karena kita meminta mereka. Ada beberapa bujukan yang harus signifikan," tuturnya.

Clapper juga mengungkapkan jika Pyongyang belum melakukan uji coba rudal balistik antar benua KN-08 sehingga utilitasnya tidak dapat diketahui. Rudal balistik ini diyakini mampu menyerang AS. Ia pun menyarankan kepada Washington tidak menunggu sampai Korut menguji coba rudal tersebut.

"Namun demikian, kami menganggap kemampuan Korut untuk meluncurkan rudal yang memiliki kemampuan untuk mencapai wilayah AS, tentu termasuk Alaska dan Hawaii, kami harus beranggapan mereka mampu. Kami harus membuat asumsi terburuk di sini," tukasnya.

Menanggapi hal itu, juru bicara Departemen Luar Negeri John Kirby mengatkan ia tidak terlalu memusingkan komentar Clapper dan AS masih berharap untuk melanjutkan negosiasi bantuan perlucutan senjata yang terhenti sejak 2009.

"Kami terus melihat diversifikasi, denuklirisasi semenanjung Korea. Kami ingin melihat kembali ke proses pembicaraan enam pihak, dan itu berarti kita perlu melihat Korut menunjukkan kemauan dan kemampuan untuk kembali ke proses mereka yang belum selesai," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
31 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved