PM Irak Tolak Tawaran Bantuan Turki untuk Rebut Mosul
Minggu, 23 Oktober 2016 - 12:51 WIB
PM Irak Tolak Tawaran Bantuan Turki untuk Rebut Mosul
A
A
A
BAGHDAD - Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, menolak tawaran dari Turki untuk ambil bagian dalam pertempuran mengusir militan ISIS dari Mosul. Keputusan ini diyakini bisa membuat gusar presiden Turki, Tayyip Erdogan.
"Saya tahu bahwa Turki ingin berpartisipasi, kami memberitahu mereka dan terima kasih, ini adalah sesuatu yang akan ditangani oleh orang Irak sendiri," kata Abadi wartawan setelah bertemu Menteri Pertahanan AS Ash Carter di Baghdad.
"Jika bantuan diperlukan, kami akan meminta untuk itu dari Turki atau dari negara-negara regional lainnya," katanya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (23/10/2016).
Abadi mengatakan bahwa lima hari sebelumnya, delegasi resmi dari Turki telah mengunjungi Baghdad dan membuat beberapa rekomendasi.
"Kenyataannya adalah kita tidak melihatnya cukup berkaitan (untuk) menarik pasukan Turki dari Irak dan menghormati kedaulatan Irak," katanya kepada wartawan. Ankara dan Baghdad terlibat ketegangan terkait keberadaan pasukan Turki di kamp Bashiqa dekat Mosul.
"Turki meyakinkan menghormati kedaulatan Irak dan kami ingin mendengar dari sisi Turki, di militer, di masyarakat, pernyataan lebih dalam hal menghormati kedaulatan Irak," tukasnya.
"Saya tahu bahwa Turki ingin berpartisipasi, kami memberitahu mereka dan terima kasih, ini adalah sesuatu yang akan ditangani oleh orang Irak sendiri," kata Abadi wartawan setelah bertemu Menteri Pertahanan AS Ash Carter di Baghdad.
"Jika bantuan diperlukan, kami akan meminta untuk itu dari Turki atau dari negara-negara regional lainnya," katanya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (23/10/2016).
Abadi mengatakan bahwa lima hari sebelumnya, delegasi resmi dari Turki telah mengunjungi Baghdad dan membuat beberapa rekomendasi.
"Kenyataannya adalah kita tidak melihatnya cukup berkaitan (untuk) menarik pasukan Turki dari Irak dan menghormati kedaulatan Irak," katanya kepada wartawan. Ankara dan Baghdad terlibat ketegangan terkait keberadaan pasukan Turki di kamp Bashiqa dekat Mosul.
"Turki meyakinkan menghormati kedaulatan Irak dan kami ingin mendengar dari sisi Turki, di militer, di masyarakat, pernyataan lebih dalam hal menghormati kedaulatan Irak," tukasnya.
(ian)