Update Bom Atom B61, AS Bakal Habiskan Dana Lebih dari USD8,25 Miliar

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 03:50 WIB
Update Bom Atom B61,...
Update Bom Atom B61, AS Bakal Habiskan Dana Lebih dari USD8,25 Miliar
A A A
WASHINGTON - Program life-extension (LEP) untuk bom atom B61-12 Amerika Serikat (AS) akan menghabiskan biaya lebih dari USD8,25 miliar. Demikian nominal perkiraan dari Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) untuk biaya update bom nuklir.

Rincian perkiraan biaya mencakup biaya dasar dari program update bom nuklir sebesar USD7,6 miliar dan biaya tambahan USD648 juta. ”Dana lain dari imbas program NNSA untuk teknologi dan kesiapan manufaktur,” bunyi pernyataan NNSA.

Biaya tersebut tidak termasuk angka taksiran USD1,3 miliar dari Pentagon yang berencana untuk menghabiskannya pada pengembangan dan pengadaan senjata.

NNSA merupakan sebuah departemen semi-otonom di dalam Departemen Energi AS. Departemen Pertahanan AS berwenang mengelola sistem pengiriman kekuatan nuklir yang mencakup kapal, pesawat dan rudal. Sedangkan NNSA berwenang dalam hal pengawasan, pengembangan, pemeliharaan dan pembuangan hulu ledak nuklir.

Bom atom B61-12 menggantikan varian bom B61-3, -4, -7 dan -10. Penggantian varian itu sebagai sebuah langkah pembaruan senjata nuklir AS yang mengalami penuaan dan sekaligus untuk menurunkan biaya pemeliharaan.

”LEP B61-12 adalah kegiatan terkait (bom) B61-12 yang paling kompleks dari keamanan nuklir yang telah dilakukan lebih dari 20 tahun,” lanjut NNSA, seperti dikutip Defense News, semalam (20/10/2016).

“Senjata ini memainkan peran penting dalam keamanan nasional dan langsung mendukung direktif Presiden Obama untuk mempertahankan keamanan, efektivitas penangkal nuklir, dan sekaligus mengurangi ukuran persediaan nuklir,” lanjut pernyataan NNSA.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
15 menit yang lalu
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
1 jam yang lalu
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
2 jam yang lalu
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
3 jam yang lalu
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
7 jam yang lalu
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
8 jam yang lalu
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved