PBB Umumkan Gencatan Senjata 72 Jam di Yaman

Selasa, 18 Oktober 2016 - 14:42 WIB
PBB Umumkan Gencatan...
PBB Umumkan Gencatan Senjata 72 Jam di Yaman
A A A
NEW YORK - Gencatan senjata selama 72 jam akan mulai berlaku di Yama pada Rabu malam. Hal ini diumumkan oleh untusan PBB untuk Yaman setelah menerima komitmen dari semua faksi di negara itu.

Utusan khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed mengatakan, penghentian permusuhan akan dimulai pada pukul 23.59 waktu setempat pada hari Rabu. Penghentian permusuhan itu dapat diperpanjang setelah masa tiga hari awal.

"Utusan khusus menyambut pemulihan penghentian permusuhan, yang akan menghentikan pertumpahan darah lebih lanjut warga Yaman dan akan memungkinkan untuk memperluas pengiriman bantuan kemanusiaan," bunyi pernyataan Ahmed seperti dikutip dari Reuters, Selasa (18/10/2016).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Yaman Abdel-Malek al-Mekhlafi mengatakan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi telah sepakat untuk gencatan senjata 72 jam dengan kemungkinan itu diperpanjang.

"Presiden setuju untuk gencatan senjata 72 jam untuk diperpanjang jika pihak lain mematuhi itu, mengaktifkan DCC (Komite Koordinasi Deeskalasi) dan mengangkat pengepungan Taiz," katanya. DCC adalah komisi militer yang didukung PBB yang bertanggung jawab untuk mengawasi gencatan senjata di Yaman.

Pemerintah diasingkan Hadi telah meminta akses kemanusiaan untuk Taiz, yang sebagian besar dikelilingi oleh pemberontak Houthi yang menyerbu ibukota Yaman, Sanaa, pada 2014. Pasukan pemerintah mempertahankan hanya mengontrol satu dari empat rute akses.
(ian)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
11 menit yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
54 menit yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
1 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
1 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
1 jam yang lalu
3 Alasan Pemakaman Khamenei...
3 Alasan Pemakaman Khamenei Bisa Pecahkan Rekor Sejarah, Dihadiri 15 Juta Orang
2 jam yang lalu
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved