Bantah Lakukan Pelecehan Seksual, Trump Sebut Penuduhnya 'Sakit Jiwa'

Sabtu, 15 Oktober 2016 - 06:53 WIB
Bantah Lakukan Pelecehan...
Bantah Lakukan Pelecehan Seksual, Trump Sebut Penuduhnya 'Sakit Jiwa'
A A A
WASHINGTON - Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, membantah tuduha pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. Trump menyebut para perempuan yang menuduhnya sebagai 'orang sakit jiwa.'

"Saya tidak tahu siapa wanita ini. Saya tidak tahu. Saya tidak tahu. Saya pikir Anda tahu jika saya tidak tahu seperti Anda mengenal saya selama beberapa tahun. Orang-orang ini sakit jiwa," katanya seperti dikutip dari laman Independent, Sabtu (15/10/2016).

Sebelumnya sebuah artikel New York Times mengungkapkan kisah dua orang perempuan, salah satunya bernama Jessica Leeds, yang mengaku Trump menggerayangi tubuhnya seperti gurita saat duduk disampingnya di sebuah pesawat.

"Saya pikir itu hal yang menjijikkan, yang dibuat-buat. Mereka tidak memiliki saksi. Ada orang lain. Ketika Anda melihat perempuan tadi malam, Anda akan mengatakan: Saya tidak berpikir begitu," katanya mengacu kepada penampilan fisik perempuan. "Saya tidak berpikir bahwa akan terjadi dengan sangat banyak orang tapi itu (interaksi seksual dengan mereka) pasti tidak akan terjadi dengan saya."

Ia pun membantah tuduhan pelecehan seksual yang dilontarkan model Kristin Anderson. Kepada Washington Post, Anderson mengaku Trump meletakkan tangan diatas roknya dan menyentuh celana dalamnya. Peristiwa itu terjadi di China Club pada 1990-an.

Baca juga:
Dua Wanita Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Trump


Dia menegaskan semua klaim tersebut fiksi 100 persen, total fabrikasi dan palsu. Tuduhan itu sengaja mencuat ke permukaan sesaat sebelum pemily dan sebagai cara mengalihkan perhatian pemilih dari skandal WikiLeaks yang menghantam lawannya, Hillary Clinton.

"Ini seperti biasa. Bahkan penyelidikan sederhana akan menunjukkan tuduhan terhadap saya - di hampir semua kasus - yang palsu," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
10 menit yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
4 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
4 jam yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
5 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
7 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved