Hillary Tuding Trump Kemplang Pajak Selama 18 Tahun

Selasa, 04 Oktober 2016 - 13:08 WIB
Hillary Tuding Trump...
Hillary Tuding Trump Kemplang Pajak Selama 18 Tahun
A A A
WASHINGTON - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, kembali menyerang pesaingnya dari Partai Republik Donald Trump dengan permasalahan pajak. Hillary menuding Trump telah mengemplang pajak selama 18 tahun.

"Pertama Trump dan kemudian orang lain," kata Hillary saat berkampanye di Ohio seperti dikutip dari laman BBC, Selasa (4/10/2016).

Pada akhir pekan lalu, harian New York Times menurunkan laporan yang menyatakan taipan eksentrik itu kemungkinan telah menghindari membayar pajak hingga USD 1 miliar akibat kerugian yang dideritanya pada 1995 lalu.

Menanggapi hal itu, Trump menyatakan bahwa ia adalah seorang yang "brilian" karena bisa menyikapi aturan pajak yang kompleks. "Saya memahami hukum pajak lebih baik dari hampir semua orang. Sebagai pengembang hotel dan pengusaha, saya secara hukum menggunakan undang-undang pajak untuk keuntungan saya dan untuk kepentingan perusahaan saya," katanya.

Namun, Hillary menyebutnya sebagai seorang yang munafik karena Trump merepresentasikan dirinya sebagai calon perubahan yang akan mereformasi sistem yang memberikan sokongan kepada para pekerja.

"Sementara jutaan keluarga Amerika, termasuk saya dan Anda, bekerja keras untuk membayar pajak secara adil, namun ia (Trump) tampaknya tidak memberika kontribusi apa-apa. Trump merupakan lambang dari sistem yang curang yang coba ia rubah," kata Hillary

Permasalahan pajak ini dipastikan akan berlanjut dalam panggung debat ketika dua kandidat Wakil Presiden, Mike Pence dari Partai Republik dan Tim Kaine dari Partai Demokrat berduel pada Selasa atau Rabu esok.
(ian)
Berita Terkait
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Pasar Taruhan Unggulkan...
Pasar Taruhan Unggulkan Trump Menangkan Pilpres Amerika Serikat 2024
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Akui Kekalahan dari...
Akui Kekalahan dari Donald Trump di Pilpres AS, Kamala Harris Sampaikan Pidato Konsesi
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
2 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
3 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
4 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
5 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
6 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
7 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved