Erdogan Isyaratkan Perpanjang Keadaan Darurat Pasca Kudeta

Jum'at, 30 September 2016 - 04:40 WIB
Erdogan Isyaratkan Perpanjang...
Erdogan Isyaratkan Perpanjang Keadaan Darurat Pasca Kudeta
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Recep Tayyep Erdogan mengisyaratkan keadaan darurat di negaranya dapat diperpenjang lebih dari satu tahun. Turki memberlakukan keadaan darurat selama tiga bulan pasca kudeta yang gagal pada 15 Juli lalu.

Berbicara di depan pejabat lokal Turki di Ankara, Erdogan menepis kritikan atas rencana memperpanjang masa keadaan darurat. Ia mengatakan tidak ada yang bisa menentukan "kalender atau roadmap" untuk Turki.

"Tunggu, bersabarlah. Bahkan 12 bulan mungkin tidak cukup," kata Erdogan seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Jumat (29/9/2016).

Pernyataan ini muncul sehari setelah dewan keamanan nasional Turki merekomendasikan keadaan darurat, yang diberlakukan pada 20 Juli lalu, harus diperpanjang selama tiga bulan.

Dewan Keamanan, yang dibuat oleh para pemimpin politik dan militer serta dipimpin oleh Erdogan, mengatakan perpanjangan diperlukan dalam rangka untuk mengambil langkah-langkah guna melindungi hak-hak dan kebebasan warga negara. Erdogan pun mendukung langkah ini.

"Negara ini butuh waktu untuk dibersihkan dari ekstensi organisasi teroris. Saat ini kami sedang berpacu dengan waktu. Hal ini begitu dalam dan rumit sepertinya tiga bulan tidak akan cukup," katanya.

Turki telah menangkap hingga 32.000 orang sehubungan dengan kudeta. Puluhan ribu orang telah diberhentikan atau dibekukan dari pekerjaan pemerintah termasuk polisi, militer dan peradilan.
(ian)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
27 menit yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
1 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
2 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
3 jam yang lalu
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
4 jam yang lalu
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
5 jam yang lalu
Infografis
Dilanda Kebakaran Hebat,...
Dilanda Kebakaran Hebat, Israel Umumkan Keadaan Darurat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved