Al-Nusra: AS Berada di Sisi Kami

Selasa, 27 September 2016 - 17:34 WIB
Al-Nusra: AS Berada...
Al-Nusra: AS Berada di Sisi Kami
A A A
ALEPPO - Kelompok pemberontak Suriah, Al-Nusra mengakui, Amerika Serikat (AS) selama ini terus memberikan dukungan kepada mereka. Dukungan yang diberikan AS berupa senjata dan amunisi. Dukungan ini diberikan melalui negara ketiga.
Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman, Koelner Stadt-Anzeiger, salah satu komandan al-Nusra bernama Abu al-Ezz mengatakan, AS terus memberikan dukungan kepada semua kelompok oposisi di Suriah, termasuk al-Nusra. Namun, dukungan itu tidak diberikan secara langsung.
"Ya, AS mendukung oposisi (di Suriah), tetapi tidak secara langsung. Mereka mendukung negara-negara yang mendukung kami. Tapi, kami belum puas dengan dukungan ini," kata al-Ezz dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (26/9).
Menurutnya, kelompok militan harus menerima lebih banyak "senjata canggih" dari pendukung mereka untuk berhasil melawan pemerintah Suriah. "Pertarungan sulit. Kekuatan rezim sangat kuat dan mereka mendapat dukungan dari Rusia," jelasnya.
"Al-Nusra memenangkan pertempuran berkat roket TOW. Karena roket ini, kami memiliki kekuatan yang seimbang dengan rezim. Tank kami datang dari Libya melalui Turki, bersamaan dengan datangnya peluncur roket. Pasukan pemerintah memiliki keuntungan karena pesawat dan peluncur rudal, tetapi kami memiliki rudal TOW buatan Amerika, dan situasi di beberapa daerah berada di bawah kendali," ucapnya.
Ketika ditanya apakah rudal TOW memang diberikan AS untuk Al-Nusra atau mereka mendapatkannya dari kelompok pemberontak lainnya, Al-Ezz memastikan rudal tersebut memang diberikan AS untuk al-Nusra.
Dia menyebut bahwa ketika al-Nusra telah dikepung oleh Rusia dan Damaskus. Al-Nusra mendapatkan perlindungan dari sejumlah negara. "Kami memiliki personel dari Turki, Qatar, Arab Saudi, Israel dan Amerika. Mereka para ahli dalam penggunaan satelit, roket, pengintaian dan kamera keamanan termal," ungkapnya.
Ketika ditanya apakah instruktur militer AS benar-benar hadir di antara barisan anggoat militan, al-Ezz menjawab Amerika berada di pihak al-Nusra. Dia juga mengatakan bahwa al-Nusra telah dibayar untuk mencapai tujuan militer tertentu selama konflik Suriah.
"Kami mendapatkan 500 juta Pound Suriah dari Arab Saudi. Untuk merebut Sekolah Infanteri di al-Muslimiya pada tahun lalu, kami menerima 1,5 juta Dinar Kuwait dan USD 5 juta dari Saudi," paparnya. Ia memastikan, uang yang diberikan adalah dana dari pemerintah negara-negara yang bersangkutan dan bukan dari swasta.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
6 menit yang lalu
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
1 jam yang lalu
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
1 jam yang lalu
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
2 jam yang lalu
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
2 jam yang lalu
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved