Hillary dan Trump Bersiap Debat, Berpotensi Jadi Tontonan Bersejarah

Senin, 26 September 2016 - 13:06 WIB
Hillary dan Trump Bersiap...
Hillary dan Trump Bersiap Debat, Berpotensi Jadi Tontonan Bersejarah
A A A
NEW YORK - Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat; Hillary Rodham Clinton dan rivalnya dari Partai Republik; Donald John Trump, bersiap untuk debat pertama kalinya pada Senin malam waktu AS. Pihak keamanan AS sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk karena debat itu berpotensi jadi acara paling ditonton dalam sejarah AS.

Hillary dan Trump akan bersaing dalam Pemilu Presiden 8 November 2016 atau sekitar enam minggu lagi. Debat keduanya, menurut Reuters, Senin (26/9/2016), berpotensi menyaingi debat calon presiden Partai Demokrat; Jimmy Carter, dan rivalnya dari Partai Republik; Ronald Reagan tahun 1980 yang ditonton lebih dari 80 juta warga AS.

Hillary dan Trump akan debat selama 90 menit pada pukul 21.00 pada Senin waktu AS atau Selasa (27/9/2016) siang WIB. Lokasi debat di Hofstra University di New York's Long Island. Debat Hillary dan Trump ini akan jadi yang pertama dari tiga debat yang telah dijadwalkan.

Acara itu juga diyakini akan mempengaruhi hasil polling atau jajak pendapat publik perihal calon presiden yang diminati publik AS. Terlebih, hasil jajak pendapat selama ini menjukkan Hillary dan Trump saling mengalahkan dalam poin yang sangat tipis.

Pemilu Presiden AS kali ini juga jadi pertaruhan sengit antara Partai Republik dan Partai Demokrat. Trump yang merupakan pengusaha dan mantan bintang televisi meraih popularitas yang mengejutkan sebagai pendatang baru dalam panggung politik AS.

Sedangkan Hillary yang merupakan pemain lama di panggung politik AS berusaha keras meredam ketidakpercayaan publik terhadap strateginya. Terlebih, Hillary sudah mengalami “serangan” bertubi-tubi terkait bocornya skandal e-mail dan fakta bahwa dia menderita pneumonia.

”Tidak ada pertanyaan, itu adalah bar yang lebih rendah untuk Trump. Dia tidak harus brilian, dia hanya tidak bisa terlalu bombastis,” kata Dan Schnur, mantan ahli strategi Partai Republik yang kini seorang ilmuwan politik di Southern California University.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
1 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved