Jet Rusia dan Suriah Bombardir Basis Pemberontak
Minggu, 25 September 2016 - 19:43 WIB
Jet Rusia dan Suriah Bombardir Basis Pemberontak
A
A
A
DAMASKUS - Jet tempur Rusia dan Suriah dilaporkan kembali melakukan serangan terhadap basis pemberontak Suriah. Kali ini serangan menargetkan basis pemberontak Suriah yang berada di wilayah Handarat.
Wilayah Handarat berada tidak jauh dari Aleppo, dan merupakan wilayah bagi pengungsi Palestina di Suriah. Wilayah ini kemarin sempat berada dalam penguasaan pemerintah Suriah, namun semalam wilayah ini kembali direbut oleh pemeberontak.
Menurut Abu al-Hassanien, seorang Komandan pemberontak Suriah, serangan itu adalah upaya pemerintah Suriah untuk merebut kembali wilayah Handarat. Menurut Hassanien, rezim Suriah menyerang dengan menggunakan bom fosfor.
"Kami berhasil merebut kembali kamp (Handarat), namun tidak lama jet tempur rezim menyerang dengan menggunakan bom fosfor. Kami melindungi (kamp), tetapi serangan itu telah membuat beberapa kendaraan kami terbakar," ucap Hassanien, seperti dilansir Reuters pada Minggu (25/9).
Sementara itu, pasukan Suriah mengakui mereka memang telah melakukan serangan itu. Seorang sumber militer Suriah mengatakan pihaknya telah melakukan serangan di kamp Handarat, dengan tujuan untuk merebut kembali wilayah itu.
Sumber itu menambahkan, dalam serangan itu pihaknya dibantu oleh Hizbullah, dan juga milisi Palestina. "Kami menargetkan posisi kelompok-kelompok bersenjata di Handarat," ucap sumber itu.
Wilayah Handarat berada tidak jauh dari Aleppo, dan merupakan wilayah bagi pengungsi Palestina di Suriah. Wilayah ini kemarin sempat berada dalam penguasaan pemerintah Suriah, namun semalam wilayah ini kembali direbut oleh pemeberontak.
Menurut Abu al-Hassanien, seorang Komandan pemberontak Suriah, serangan itu adalah upaya pemerintah Suriah untuk merebut kembali wilayah Handarat. Menurut Hassanien, rezim Suriah menyerang dengan menggunakan bom fosfor.
"Kami berhasil merebut kembali kamp (Handarat), namun tidak lama jet tempur rezim menyerang dengan menggunakan bom fosfor. Kami melindungi (kamp), tetapi serangan itu telah membuat beberapa kendaraan kami terbakar," ucap Hassanien, seperti dilansir Reuters pada Minggu (25/9).
Sementara itu, pasukan Suriah mengakui mereka memang telah melakukan serangan itu. Seorang sumber militer Suriah mengatakan pihaknya telah melakukan serangan di kamp Handarat, dengan tujuan untuk merebut kembali wilayah itu.
Sumber itu menambahkan, dalam serangan itu pihaknya dibantu oleh Hizbullah, dan juga milisi Palestina. "Kami menargetkan posisi kelompok-kelompok bersenjata di Handarat," ucap sumber itu.
(esn)