Hilang 3 Hari di Gurun Siberia, Bocah 3 Tahun Ditemukan Selamat

Jum'at, 23 September 2016 - 12:55 WIB
Hilang 3 Hari di Gurun...
Hilang 3 Hari di Gurun Siberia, Bocah 3 Tahun Ditemukan Selamat
A A A
MOSKOW - Seorang balita berhasil diselamatkan di hutan yang menjadi rumah bagi beruang dan serigala di Siberia selatan. Balita berusia 3 tahun bertahan hidup selama 72 jam seorang diri.

Tserin Dopchut telah memicu pencarian besar-besaran di darat dan udara ketika ia dikabarkan hilang pada 18 September lalu. Surat kabar Siberian Times melaporkan bahwa Dopchut berjalan ke dalam hutan. Saat itu, ia tengah bermain dengan anjing piarannya di bawah pengawasan neneknya di dekat rumahnya di Khut, sebuah desa yang ditinggali oleh sekitar 400 orang di distrik Piy-Khemsky, Tuva.

Dikutip dari The Guardian, Jumat (23/9/2016), Dopchut mengenakan sepatu tanpa menggunakan mantel ketika ia berjalan ke Taiga, hutan salju yang banyak terdapat di Rusia, dan hanya mengantongi sepotong cokelat. Kemungkinan ia tersasar karena mengikuti anak anjing.

Lebih dari 100 orang terlibat dalam upaya pencarian selama siang dan malam. Sementara helikopter terbang mencari hingga area seluas 120 km persegi. Dopchut akhirnya ditemukan pada Rabu setelah 72 jam berada di padang gurun. Ia tertidur di antara akar pohon larch. Tidak ada luka yang ditemukan di tubuhnya.

Kepala daurat regional, Ayas Saryglar mengatakan bahwa bocah tersebut berhasil selamat dari cobaan yang sangat berbahaya. "Ada serigala, dan beruang di hutan. Beruang sekarang tengah dalam proses penggemukan untuk musim dingin. Mereka dapat menyerang sesuatu yang bergerak. Selain itu, pada siang hari cuaca sangat hangat tetapi tidak pada malam hari bahkan ada salju," katanya.

Pemimpin Tuva, Sholban Kara-Ool turut mengumumkan bahwa anak telah ditemukan di Taiga sekitar tiga kilometer selatan dari desa Khut. Dia mengatakan Dopchut mendengar pamannya memanggil baginya, dan memanggilnya kembali.

"Setelah pamannya memeluknya, anak kecil itu bertanya apakah mobil mainannya baik-baik saja. Seluruh desa mengadakan pesta untuk merayakan kelangsungan hidupnya. Dia diberi nama kedua Mowgli. Sekarang diperkirakan ia akan menjadi penyelamat dirinya, karena ia menunjukkan stamina yang luar biasa untuk anak seusianya dengan bertahan hidup begitu lama sendirian di ini hutan dingin," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
2 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
3 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
4 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
5 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
6 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved