Trump Akhirnya Akui Obama Lahir di AS

Sabtu, 17 September 2016 - 00:04 WIB
Trump Akhirnya Akui...
Trump Akhirnya Akui Obama Lahir di AS
A A A
WASHINGTON - Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump, akhirnya mengakui fakta bahwa Presiden Barack Obama lahir di negara itu. Sebelumnya, Trump selalu menolak fakta Obama lahir di negara itu sehingga menghidupkan kembali gerakan birtherism.

"Presiden Barack Obama lahir di Amerika Serikat. Sekarang kita ingin semua kembali membuat Amerika kembali besar," kata Trump seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (16/9/2016).

Trump pun melemparkan kesalahan kepada rivalnya, Hillary Clinton. Menurutnya, Hillary-lah yang melahirkan gerakan britherism. Gerakan britherism adalah gerakan yang menyangkal jika Presiden Obama lahir di AS.

"Hillary Clinton dan kampanyenya tahun 2008 yang memulai kontroversi brither. Dan aku telah selesai dengan itu," katanya lagi.

Namun tudingan ini dibantah oleh Hillary dan mengatakan jika Trump berhutang maaf kepada Obama. "Bayangkan, seseorang di Oval Office memperdagangkan teori konspirasi dan ia menolak untuk mengakhirinya. Bayangkan seseorang yang mendistorsi fakta. Bayangkan seseorang yang melihat orang lain tidak sama seperti dirinya dan berpikir jika orang itu bukan orang Amerika," serang Hillary.

"Donald Trump tidak layak untuk menjadi presiden AS. Trump melihat seorang hakim federal yang terhormat lahir di Indiana sebagai seorang Meksiko, bukan orang Amerika. Dia melihat sebuah keluarga Gold Star dan melihat mereka sebagai Muslim, bukan orang Amerika yang patriotik. Dia melihat wanita dan menilai mereka dalam skala satu sampai sepuluh. Sudah saatnya bagi negara kita untuk melihat dia dan melihat dia untuk siapa," tegasnya.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
11 menit yang lalu
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
50 menit yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
1 jam yang lalu
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
1 jam yang lalu
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
1 jam yang lalu
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved