Eks Pembunuh Bayaran: Duterte Perintahkan Bunuh 1.000 Penjahat

Kamis, 15 September 2016 - 17:42 WIB
Eks Pembunuh Bayaran:...
Eks Pembunuh Bayaran: Duterte Perintahkan Bunuh 1.000 Penjahat
A A A
MANILA - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, secara pribadi dituduh memerintahkan pembunuhan di luar hukum terhadap sekitar 1.000 orang yang dituduh sebagai penjahat pada 1993. Tuduhan itu disampaikan, seorang saksi yang pernah jadi pembunuh bayaran saat Duterte masih menjadi Walikota Davao.

Edgar Matobato, mantan pembunuh bayaran anggota Davao Death Squad (DDS) membuat tuduhan itu saat dia dihadirkan sebagai saksi dalam Sidang Komite Senat untuk Keadilan dan HAM, Kamis (15/9/2016).

”Mereka dibunuh seperti ayam,” ujarnya. Tuduhan ini akan jadi batu sandungan bagi Duterte yang sedang gencar mengobarkan perang melawan narkoba. Perang narkoba oleh Pemerintah Duterte yang dimulai sejak Juni lalu telah menewaskan sekitar 3 ribu orang.

Matobato juga mengaku terlibat penculikan terhadap 50 orang yang dia sebut juga perintah dari Duterte. ”Tugas kami adalah untuk membunuh penjahat seperti pengedar narkoba, pemerkosa, penjambret,” kata Matobato.

Selain itu, dia juga mengaku membunuh orang-orang yang dituduh teroris di Davao. Beberapa korban dia mutilasi dan dikubur dalam makam tak bertanda. Matobato dihadirkan dalam sidang senat oleh Senator Filipina Leila de Lima yang telah berseteru dengan Duterte.

Pihak Malacanang (Istana Kepresidenan Filipina) membantah tuduhan dari Matobato. Menteri Komunikasi Filipina, Martin Andanar, mengatakan bahwa dia percaya Duterte tidak memerintahkan hal semacam itu saat dia aktif sebagai Walikota Davao.

“Komisi Hak Asasi Manusia sudah melakukan penyelidikan (beberapa) tahun yang lalu, ketika presiden masih jadi walikota, dan dakwaan tidak diajukan, mereka tidak melihat bukti langsung,” kata Andanar, seperti dikutip CNN Philippines.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
2 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
4 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
6 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved