Rusia Desak AS Bombardir al-Nusra

Selasa, 13 September 2016 - 19:22 WIB
Rusia Desak AS Bombardir...
Rusia Desak AS Bombardir al-Nusra
A A A
MOSKOW - Rusia mendesak Amerika Serikat (AS) untuk lebih serius dalam upaya memberangus kelompok teroris di Suriah. Menurut Moskow, AS masih belum terlalu serius melawan teroris di Suriah, yang terlihat dari sikap AS terhadap al-Nusra yang sekarang berganti nama menjadi Fatah al-Sham.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Menteri Luar Negeri AS John Kerry sejatinya telah berjanji untuk meningkatkan serangan terhadap basis teroris di Suriah, termasuk al-Nusra. Tapi, lanjut Lavrov, sayangnya itu tidak terlihat di lapangan.
"Saya memiliki tuntukan yang mendesak sekarang, yakni tidak membiarkan daftar ini (organisasi teroris) berkurang," kata Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (13/9).
"Saya tidak punya alasan untuk tidak percaya John Kerry, tapi apa yang kita lihat di lapangan adalah bahwa koalisi pimpinan AS sangat enggan untuk menyerang posisi dari al-Nusra," sambungnya.
Al-Nusra berganti nama menjadi Fatah al-Sham setelah memutuskan untuk bercerai dari al-Qaeda. Kelompok ini adalah kelompok teroris terbesar kedua di Suriah setelah ISIS, dan memliki pengaruh terhadap sejumlah kelompok pemberontak Suriah.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
53 menit yang lalu
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
2 jam yang lalu
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
3 jam yang lalu
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
4 jam yang lalu
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
12 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
13 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved