Sakit Pneumonia Jadi Sorotan, Hillary Bakal Rilis Catatan Medis

Selasa, 13 September 2016 - 08:50 WIB
Sakit Pneumonia Jadi...
Sakit Pneumonia Jadi Sorotan, Hillary Bakal Rilis Catatan Medis
A A A
WASHINGTON - Kubu calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat; Hillary Rodham Clinton, akan merilis catatan medisnya setelah didiagnosis dokter dia menderita penyakit pneumonia. Diagnosis kondisi Hillary telah jadi sorotan publik mengingat Pemilu Presiden AS digelar dua bulan lagi.

Kondisi kesehatan Hillary terungkap setelah dia nyaris pingsan saat menghadiri peringatan 15 tahun serangan 9/11 di Ground Zero, New York, AS. Hillary selama ini mengklaim kondisinya sehat namun tidak pernah merilis catatan medis terbarunya.

Tim kampanye Hillary mengakui melakukan kesalahan dalam menangani situasi terkait misteri penyakit capres Partai Demokrat tersebut. Tim kampanye Clinton telah dikritik habis-habisan karena menunggu dua hari untuk mengungkapkan capres berusia 68 tahun tersebut menderita pneumonia.

Baca:
Sakit Pneumonia dan Nyaris Pingsan, Pencapresan Hillary Jadi Sorotan


Juru bicara tim kampanye Hillary Brian Fallon mengakui kesalahan tersebut dan mengklaim timnya bisa menangani situasi dengan lebih baik.

”Saya berpikir bahwa dalam retrospeksi, kita bisa menangani lebih baik dalam hal memberikan informasi lebih lanjut yang lebih cepat,” kata Fallon seperti dikutip dari MSNBC, Selasa (13/9/2016).

Fallon mengatakan bahwa prioritas tim kampanye memastikan Hillary baik-baik saja, bukan untuk mengungkapkan informasi kesehatannya kepada pers.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Hillary terakhir merilis ringkasan medisnya pada tahun lalu. Namun, karena kondisi Hillary membuat publik khawatir, Fallon mengatakan bahwa timnya akan merilis rincian medis Hillary lebih rinci.

Sementara itu, rival Hillary dari Partai Republik, Donald John Trump, mengatakan bahwa dia juga akan merilis rincian medisnya segera. Trump dalam wawancara dengan Fox News mengatakan tidak diungkapnya informasi kesehatan capres merupakan masalah.

”Bahkan di minggu terakhir ini saya mengambil (catatan) fisik dan ketika nomor itu datang, saya akan merilis nomor yang sangat spesifik,” kata Trump.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
37 menit yang lalu
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
1 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
2 jam yang lalu
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
6 jam yang lalu
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
7 jam yang lalu
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved