Sakit Pneumonia dan Nyaris Pingsan, Pencapresan Hillary Jadi Sorotan

Senin, 12 September 2016 - 12:36 WIB
Sakit Pneumonia dan...
Sakit Pneumonia dan Nyaris Pingsan, Pencapresan Hillary Jadi Sorotan
A A A
NEW YORK - Calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Hillary Clinton telah didiagnosis oleh dokter menderita sakit pneumonia setelah nyaris pingsan saat mengheningkan cipta mengenang korban serangan 11 September 2001 atau 9/11. Setelah sakitnya terungkap, pencapresan Hillary pun kini jadi sorotan.

Sebelum diungkap dokter, rival Hillary dari Partai Republik Donald John Trump pernah mengangkat isu bahwa Hillary sakit dan tidak layak menjadi Presiden AS.

Dr Lisa Bardack mengatakan dalam pernyataan bahwa Hillary Clinton telah mengalami batuk yang berhubungan dengan alergi dan telah didiagnosis menderita sakit pneumonia. Hillary, kata dia, diberi antibiotik dan disarankan untuk beristirahat serta mengatur kembali jadwal kampanyenya.

”Saya baru saja memeriksa dan dia sekarang rehydrated dan pulih dengan baik,” kata dokter yang memeriksa Hillary tersebut. Menurut sumber di Ground Zero—monumen peringatan serangan 9/11—Hillary mengikuti peringatan 15 tahun serangan 9/11 pada hari Minggu pagi. Satu setengah jam kemudian, Hillary hampir pingsan sebelum akhirnya menghentikan prosesi mengheningkan cipta.

Seorang saksi mengatakan kepada New York Post bahwa mantan Menteri Luar Negeri AS itu mulai goyah dan mengalami lemas di bagian lutut. Ajudan lantas menuntun Hillary menjauh dari lokasi Ground Zero.

Sebuah video amatir yang beredar juga menunjukkan bahwa capres berusia 68 tahun itu kehilangan keseimbangan. Dia kemudian dibawa putrinya, Chelsea Clinton, ke apartemen terdekat di Manhattan.

Kubu Trump memilih menahan diri untuk mengomentari kondisi kesehatan Hillary. Sementara itu, Kepala Komite Nasional Demokrat, Donna Brazile, angkat bicara setelah pancapresan Hillary jadi sorotan. Sejak dokter mengungkap penyakit Hillary, muncul spekulasi liar bahwa akan ada capres pengganti Hillary dari Partai Demokrat.

Namun, Brazile mencoba meredam spekulasi itu dengan memastikan kondisi Hilllary sudah membaik.”(Hillary) Clinton sudah merasa lebih baik dan tampak siap keluar kembali untuk kampanye dan terus di jalan menuju kemenangan,” katanya, yang dikutip Senin (12/9/2016).

Beberapa sekutu Hillary juga memastikan kondisi Hillary kuat. ”Setelah didiagnosa menderita pneumonia, Hillary Clinton berlari ke pertemuan keamanan nasional dua jam, memberikan konferensi pers, dan menghabiskan satu jam setengah dalam cuaca panas pada peringatan 11 September,” kata Peter Daou, yang bekerja untuk Hillary Clinton di masa lalu dan sekarang memiliki sebuah perusahaan komunikasi.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
1 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
2 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
6 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
7 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
8 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
9 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved