Saudi Tahan 229 Jemaah Haji RI, Ini Upaya Pertolongan Kemenlu

Sabtu, 10 September 2016 - 23:10 WIB
Saudi Tahan 229 Jemaah...
Saudi Tahan 229 Jemaah Haji RI, Ini Upaya Pertolongan Kemenlu
A A A
JAKARTA - Sebanyak 229 warga negara Indonesia ditangkap dan ditahan oleh otoritas Arab Saudi saat ikut menjalankan ibadah haji di Makkah. Mereka ditahan karena menjalankan ibadah haji tyanpa tasreh atau izin beribadah haji.

Ratusan WNI itu ditangkap pada 7 September 2016 lalu. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda dan terdiri dari 155 perempuan, 59 laki-laki dan 15 anak.

Setelah mendapatkan informasi penangkapan ratusan WNI yang beribadah haji tanpa tasreh, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia melalui KJRI Jeddah langsung menangani berkoordinasi dengan otoritas Saudi untuk mengupayakan pertolongan.

Dari hasil koordinasi KJRI dengan otoritas keamanan Saudi, diketahui bahwa 229 WNI itu sebagian besar merupakan WNI overstayer dan sisanya adalah WNI yang bekerja di luar Makkah. Mereka setelah dua penampungan gelap digerebek.

Ratusan WNI itu diduga membayar sejumlah uang kepada sindikat yang mengatur perjalanan ibadah haji di Saudi.

”Pada dasarnya mereka adalah pelanggar hukum menurut hukum Arab Saudi. Namun demikian, kami akan tetap memberikan bantuan yang sejalan dengan hukum di Saudi,” kata Dicky Yunus, Acting Konjen RI Jeddah yang sekaligus Ketua Tim Perlindungan WNI KJRI Jeddah, dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Sabtu (10/9/2016).

“Kami akan memastikan bahwa mereka ditahan di tempat yang layak dan memastikan hak-hak hukum mereka dihormati,” lanjut Dicky.

Menurut hukum Saudi, 229 WNI tersebut dapat diancam hukuman minimal enam bulan penjara dan pencekalan memasuki Saudi selama 10 tahun.

"Polisi akan lakukan investigasi lebih mendalam setelah pelaksanaan haji. Hukumannya akan sangat tergantung beratnya kesalahan yang dilakukan,” kata Dicky.

Saat ini 229 WNI tersebut ditampung di rumah detensi imigrasi Tarhil Syumaisi yang terletak di antara Jeddah dan Makkah. KJRI telah mengunjungi mereka dan menggali sejumlah informasi penting. KJRI akan terus memantau penanganan kasus ini.
(mas)
Berita Terkait
Kerajaan Arab Saudi...
Kerajaan Arab Saudi Berikan Izin Penerbangan Langsung kepada Indonesia
Cerita Sepasang Merpati...
Cerita Sepasang Merpati Asal Jamaah Haji Indonesia di Balik Banyaknya Burung Dara di Mekah dan Madinah
Mengintip Persiapan...
Mengintip Persiapan Timnas Arab Saudi
Berkah Ramadhan, Indonesia...
Berkah Ramadhan, Indonesia Terima 1 Ton Kurma dan 3.000 Al-Quran dari Saudi
Menlu Retno Serah Terimakan...
Menlu Retno Serah Terimakan Etty Kepada Pihak Keluarga
Arab Saudi Kembali Sumbang...
Arab Saudi Kembali Sumbang 100 Ton Kurma untuk Indonesia
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
4 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
4 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
6 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
7 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
8 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved