Rezim Assad Dituding Jatuhkan Bom Klorin di Aleppo

Rabu, 07 September 2016 - 08:25 WIB
Rezim Assad Dituding...
Rezim Assad Dituding Jatuhkan Bom Klorin di Aleppo
A A A
DAMASKUS - Pesawat pemerintah Suriah diduga telah menjatuhkan bom klori di sebuah distrik yang padat di Aleppo. Serangan ini menyebabkan puluhan warga sipil terluka. Begitu laporan aktivis dan pekerja penyelamat. Namun laporan tersebut tidak bisa diverifikasi secara independen.

Menurut laporan medis dari satu rumah sakit di bagian timur Aleppo, sedikitnya 71 orang termasuk 37 anak-anak dan 10 wanita dirawat karena kesulitan bernapas, batuk kering dan pakaian mereka berbau klorin. Laporan itu itu juga mengatakan 10 pasien dalam kondisi kritis, termasuk seorang wanita hamil, seperti dikutip dari Independent, Rabu (7/9/2016).

Anggota tim responden pertama dari Pertahanan Sipil Suriah, Ibrahem Alhaj mengatakan, suasana di al-Sukkari mendadak menjadi ramai setelah sebuah helikopter menjatuhkan barel mengandung empat silinder klorin. Alhaj sendiri mengaku kesulitan bernapas dan menggunakan masker yang direndam dalam air garam guna mencegah iritasi.

Menurut Alhaj, 80 warga sipil dibawa ke rumah sakit karena mengalami kesulitan bernapas. Sebuah video oleh tim penolong menunjukkan anak-anak menangis dan laki-laki batuk. "Sebagian besar dari mereka yang terluka adalah perempuan dan anak-anak. Ini adalah lingkungan yang padat," katanya.

Menurut kepala Observatorium Suriah untuk HAM yang berbasis di Inggris, Rami Abdurrahman mengatakan, 70 orang menderita kesulitan bernapas setelah serangan bom barel di al-Sukkari. Kendati begitu, Abdurrahkan tidak bisa memastikan apakah itu serangan gas klorin atau bukan.

Gas klorin adalah senjata kimia yang dapat berakibat fatal dalam konsentrasi tinggi. Dalam dosis rendah, dapat merusak paru-paru atau menyebabkan kesulitan bernapas yang parah dan gejala lainna termasuk muntah dan mual. Sebelumnya, tim panel PBB menyebut rezim Assad dan ISIS bertanggung jawab atas serangan senjata kimia dalam perang di Suriah.
(ian)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
8 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
10 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
10 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
11 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved