Tim Penyelamat Mulai Putus Asa Cari Korban Gempa Italia
Sabtu, 27 Agustus 2016 - 09:48 WIB
Tim Penyelamat Mulai Putus Asa Cari Korban Gempa Italia
A
A
A
ROMA - Harapan untuk menemukan korban selamat dari gempa Italia memudar seiring sejumlah operasi penyelamatan di beberapa daerah mulai dibatalkan. Hingga saat ini, jumlah korban tewas akibat gempa yang terjadi pada Rabu lau telah menyentuh angka 281.
Tiga hari setelah gempa melanda jantung pegunungan negara itu, anjing pelacak dan kru penyelamat terus menjelajahi kota Amatrice tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan di bawah puing-puing bangunan yang hancur. Amatrice adalah kota yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa 6,2 skala richter yang mengguncang Italia. Di desa-desa terdekat, seperti Pescara del Tronto, tim penyelamat ditarik keluar.
"Hanya keajaiban yang bisa membawa teman-teman kita kembali hidup dari puing-puing, tapi kami masih menggali karena banyak yang hilang," kata Walikota Sergio Pirozzi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (27/8/2016).
Italia berencana untuk mengadakan pemakaman kenegaraan untuk sekitar 40 korban pada hari Sabtu, yang akan diselenggarakan di kota terdekat dari Ascoli Piceno. Hari berkabung nasional diumumkan dengan mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh negara untuk menghormati korban tewas, yang mencakup warga asing.
Departemen perlindungan sipil di Roma mengatakan 388 orang dirawat karena cedera di rumah sakit, dan 40 dari mereka berada dalam kondisi kritis. Diperkirakan 2.500 orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa paling mematikan di Italia sejak tahun 2009.
Sementara korban yang selama ditempatkan di tenda-tenda pengungsi yang didirikan di dekat lokasi kejadian. Pemerintah Italia telah berjanji akan membangun kembali wilayah tersebut, tetapi beberapa warga lokal khawatir jika hal itu tidak akan pernah terjadi.
Tiga hari setelah gempa melanda jantung pegunungan negara itu, anjing pelacak dan kru penyelamat terus menjelajahi kota Amatrice tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan di bawah puing-puing bangunan yang hancur. Amatrice adalah kota yang mengalami kerusakan paling parah akibat gempa 6,2 skala richter yang mengguncang Italia. Di desa-desa terdekat, seperti Pescara del Tronto, tim penyelamat ditarik keluar.
"Hanya keajaiban yang bisa membawa teman-teman kita kembali hidup dari puing-puing, tapi kami masih menggali karena banyak yang hilang," kata Walikota Sergio Pirozzi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (27/8/2016).
Italia berencana untuk mengadakan pemakaman kenegaraan untuk sekitar 40 korban pada hari Sabtu, yang akan diselenggarakan di kota terdekat dari Ascoli Piceno. Hari berkabung nasional diumumkan dengan mengibarkan bendera setengah tiang di seluruh negara untuk menghormati korban tewas, yang mencakup warga asing.
Departemen perlindungan sipil di Roma mengatakan 388 orang dirawat karena cedera di rumah sakit, dan 40 dari mereka berada dalam kondisi kritis. Diperkirakan 2.500 orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa paling mematikan di Italia sejak tahun 2009.
Sementara korban yang selama ditempatkan di tenda-tenda pengungsi yang didirikan di dekat lokasi kejadian. Pemerintah Italia telah berjanji akan membangun kembali wilayah tersebut, tetapi beberapa warga lokal khawatir jika hal itu tidak akan pernah terjadi.
(ian)