Gempa Bikin Kota di Italia Terbelah Dua, Korban Tewas 73 Orang

Rabu, 24 Agustus 2016 - 22:48 WIB
Gempa Bikin Kota di...
Gempa Bikin Kota di Italia Terbelah Dua, Korban Tewas 73 Orang
A A A
ROMA - Gempa 6,2 skala richter (SR) telah meluluhlantakkan kota-kota abad pertengahan di Italia pada Rabu dini hari. Hingga kini, korban tewas sudah bertambah menjadi 73 orang dan ratusan orang lainnya dinyatakan hilang.

Sejumlah kota yang hancur akibat gempa di Italia tengah antara lain; Umbria, Lazio, Marche, Accumoli, Amatrice, Posta dan Arquata del Tronto. Kota Amatrice yang rusak parah dilaporkan terbelah dua akibat gempa.

Sebanyak 81 orang yang berhasil diselamatkan mengalami cedera. Gempa yang menghancurkan banyak bangunan tersebut juga membuat warga panik dan berhamburan ke jalan-jalan.

Tim penyelamat masih mencari dan menarik korban di antara puing-puing bangunan dengan tangan kosong. Kebanyakan korban yang dievakuasi dalam kondisi berdarah. Suara jeritan untuk minta tolong juga masih terdengar di bawah reruntuhan bangunan.

Survei Geologi AS (USGS) menyatakan gempa 6,2 SR yang melanda di dekat Kota Norcia, Umbria, terjadi pada pukul 03.36 waktu setempat.

Kantor berita Italia, Ansa, melaporkan kawasan terparah adalah Amatrice setelah kota kecil itu terbelah dua. Di antara para korban tewas, terdapat bayi perempuan berusia sembilan bulan yang ditarik dari puing-puing rumahnya.

Wali Kota Accumoli, Stefano Petrucci, mengatakan sejumlah bangunan telah rusak parah. Dia belum bisa memastikan jumlah warganya yang terkubur puing-puing bangunan.

”Semua rumah telah runtuh di Pescara del Tronto,” katanya kepada stasun televisi RAI. ”Saya belum pernah melihat adegan apokaliptik (seperti ini),” lanjut dia.

”Empat orang berada di bawah reruntuhan, tetapi mereka tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Dua orang tua dan dua anak,” ujarnya.

Seorang fotografer bernama Emiliano Grillotti mengatakan ada petugas penyelamat menggali puing-puing bangunan yang hancur dengan tangan kosong untuk menyelamatkan empat keluarga. Petugas itu bertindak cepat setelah mendengar salah satu dari anak berteriak.

Wali Kota Amatrice, Sergio Pirozzi, mengatakan daerahnya telah mengalami kerusakan yang luas.

”Setengah kota hilang,” katanya.”Ada orang-orang di bawah reruntuhan. Ada tanah longsor dan jembatan runtuh,” katanya lagi.

”Tujuan utama sekarang adalah untuk menyelamatkan banyak nyawa yang mungkin bisa. Ada suara-suara di bawah reruntuhan, kita harus menyelamatkan orang-orang di sana,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Lubang Misterius Telan...
Lubang Misterius Telan Sejumlah Kendaraan Di Napoli, Italia
Derby della Madoninna...
Derby della Madoninna Tanpa Pemenang, AC Milan Puas Imbangi Inter
Genoa Resmi Rekrut Legenda...
Genoa Resmi Rekrut Legenda AC Milan jadi Pelatih
Gasak Cagliari, Juventus...
Gasak Cagliari, Juventus Dekati 5 Besar Klasemen Liga Italia
Mengintip Jersey Anyar...
Mengintip Jersey Anyar Inter Milan
Kerap Salah Duga, Mafia...
Kerap Salah Duga, Mafia Italia 'Paksa' Ambulan Matikan Sirine
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
1 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
2 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
3 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
4 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
5 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
5 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved