Cegah Pembagian Wilayah, Turki Bakal Lebih Aktif dalam Konflik Suriah

Minggu, 21 Agustus 2016 - 01:36 WIB
Cegah Pembagian Wilayah,...
Cegah Pembagian Wilayah, Turki Bakal Lebih Aktif dalam Konflik Suriah
A A A
ISTANBUL - Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan Turki akan mengambil peran lebih aktif dalam mengatasi konflik di Suriah dalam enam bulan ke depan. Ini dilakukan guna mencegah negara yang dilanda perang itu dibagi berdasarkan garis etnis.

Konflik di Suriah yang berjalan lebih dari lima tahun telah mengerucut pada dimensi etnis, dengan kelompok-kelompok Kurdi menguasai daerah mereka sendiri. Kelompok Kurdi juga secara berkala memerangi kelompok pemberontak dari mayoritas Arab Suriah yang memprioritaskan penggulingan Presiden Bashar al-Assad.

Turki takut penguatan kelompok militan Kurdi di Suriah akan memberi semangat berlebih kepada kelompok yang sama untuk melakukan pemberontakan di negara itu. Kelompok Kurdi Turki telah mengobarkan perlawanan setelah gencatan senjata antara gerilyawan dengan Ankara runtuh pada tahun lalu.

"Turki akan lebih aktif dalam masalah Suriah dalam enam bulan mendatang sebagai pemain regional. Ini berarti tidak mengizinkan Suriah untuk dibagi atas dasar etnis, bagi Turki sangat penting," tegas Yildirim kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (21/8/2016).

Dalam kesempatan itu, Yildirim juga menyatakan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad bisa memiliki peran dalam kepemimpinan sementar dan ia harus memainkan bagian dalam masa depan. Ia pun optimis jika Iran, negara Teluk Arab, Rusia dan Amerika Serikat, bisa bekerja bersama-sama untuk menemukan solusi. Yildirim mengatakan diskusi, bagaimanapun, harus berlangsung antara aktor lokal yang terlibat dalam perang.

"Pasangan diskusi Assad adalah kelompok oposisi. Pertanyaan untuk kita adalah mendudukan Assad atau kelompok lainnya dan mendiskusikan segalah sesuatunya," kata Yildirim.
(ian)
Berita Terkait
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras...
Luluh Lantak Kota Kahramanmaras di Turki Usai Diguncang Gempa Dahsyat
Turki Peringatkan Suriah...
Turki Peringatkan Suriah Tak Langgar Gencatan Senjata
Menlu Suriah: Turki...
Menlu Suriah: Turki Harus Mundur dari Suriah, Akhiri Pendudukan Wilayah
Guru dan Siswa Gelar...
Guru dan Siswa Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Bumi Turki dan Suriah
Hancur Lebur Kota Hatay...
Hancur Lebur Kota Hatay Usai Dihantam Dahsyatnya Gempa Turki
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Berita Terkini
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
1 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
1 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
2 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
3 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
4 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved