Kurang Solid Dukung Trump, Bos Partai Republik Serukan Persatuan

Sabtu, 13 Agustus 2016 - 08:23 WIB
Kurang Solid Dukung...
Kurang Solid Dukung Trump, Bos Partai Republik Serukan Persatuan
A A A
WASHINGTON - Kejutan mewarnai kampanye calon presiden Amerika Serikat (AS) Partai Republik Donald Trump di Erie, Pennsylvania. Ketua Komite Nasional Partai Republik muncul di atas panggung kampanye dan menyerukan Partai Republik untuk bersatu mendukung Donald Trump.

Dalam penampilan kejutan itu, Reince Priebus, naik keatas panggung setelah Trump memperkenalkannya di hadapan para pendukungnya. "Kami sangat tersanjung bisa bekerjasam dengan Donald Trump dan menghadiri kampanye," kata Priebus di depan ribuan pendukung Trump.

"Dan jangan percaya dengan sampah yang Anda baca. Biarkan Saya memberitahu Anda sesuatu. Donald Trump, Partai Republik, kalian semua, kita akan menempatkan dia di Gedung Putih dan menyelamatkan negara ini bersama-sama," katanya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (13/8/2016).

Kesolidan Partai Republik dalam mendukung Trump sebagai calon presiden memang dipertanyakan. Sejumlah petinggi partai tersebut secara terang-terangan tidak mau mendukung Trump. Hal ini dikarenakan gaya dan ucapan Trump yang kerap mengundang kontroversi. Priebus sendiri sempat marah atas beberapa tindakan Trump awal bulan ini.

Sumber Partai Republik awal bulan ini mengatakan Priebus sangat marah atas kegagalan Trump mendapatkan dukungan dari Ketua DPR Paul Ryan dan perseteruannya dengan orang tua dari seorang tentara Muslim AS yang tewas di Irak. Belakangan, Trump mendapatkan dukungan dari Ryan.

Meski begitu, Trump membantah jika Partai Republik tidak solid dalam mendukungnya. Dalam kampanye di Altoona, Pennsylvania, ia mengucapkan terima kasih kepada Priebus atas pekerjaan yang telah dilakukannya sebagai pemimpin partai dan ia bersikeras ada persatuan yang besar dalam partai.

"Saya harus mengatakan kami memiliki unifikasi yang besar," kata Trump.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
40 menit yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
1 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
2 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
2 jam yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
3 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved