RI Akan Terus Ingatkan China soal Tanggung Jawab di LCS
Kamis, 11 Agustus 2016 - 20:55 WIB
RI Akan Terus Ingatkan China soal Tanggung Jawab di LCS
A
A
A
JAKARTA - Indonesia akan terus mengingatkan China akan tanggung jawab mereka, khususnya terkait dengan Laut China Selatan. Hal itu diutarakan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanantha.
Berbicara saat melakukan pertemuan dengan awak media di salah satu cafe di bilangan Jakarta Pusat, Arrmanantha mengatakan, Indonesia terus mendesak semua negara di kawasan untuk menjaga keamanan dan stabilitas. Khusus soal China, ASEAN dan Negeri Tirai Bambu itu memiliki perjanjian khusus terkait situasi di kawasan, dan Indonesia berharap China akan menghormati hal itu.
"Kembali lagi, yang bisa kita lakukan hanya mengingatkan kembali kepada negara di kawasan, dalam konteks ASEAN kita minta untuk menurunkan tensi. Dengan china juga punya dalam konteks statement ASEAN dan China. Lalu, kami juga tidak bosan untuk mengingatkan bahwa kita harus terus tekan tensi dan menjaga peace and stability itu," ucap Arrmanantha pada Kamis (11/8).
Ketika disinggung apakah bentuk pengingat tersebut adalah pengiriman nota diplomatik kepada China. Arrmanantha hanya mengatakan semua itu tergantung pada situasi dan kasusnya seperti apa.
"Kita harus lihat secara holistic dan tentu saja dalam waktu dekat pada awal September akan ada KTT ASEAN. Tentunya itu akan jadi forum untuk ingatkan kembali negara yang ada di kawasan dan hadir untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas," sambungnya.
Berbicara saat melakukan pertemuan dengan awak media di salah satu cafe di bilangan Jakarta Pusat, Arrmanantha mengatakan, Indonesia terus mendesak semua negara di kawasan untuk menjaga keamanan dan stabilitas. Khusus soal China, ASEAN dan Negeri Tirai Bambu itu memiliki perjanjian khusus terkait situasi di kawasan, dan Indonesia berharap China akan menghormati hal itu.
"Kembali lagi, yang bisa kita lakukan hanya mengingatkan kembali kepada negara di kawasan, dalam konteks ASEAN kita minta untuk menurunkan tensi. Dengan china juga punya dalam konteks statement ASEAN dan China. Lalu, kami juga tidak bosan untuk mengingatkan bahwa kita harus terus tekan tensi dan menjaga peace and stability itu," ucap Arrmanantha pada Kamis (11/8).
Ketika disinggung apakah bentuk pengingat tersebut adalah pengiriman nota diplomatik kepada China. Arrmanantha hanya mengatakan semua itu tergantung pada situasi dan kasusnya seperti apa.
"Kita harus lihat secara holistic dan tentu saja dalam waktu dekat pada awal September akan ada KTT ASEAN. Tentunya itu akan jadi forum untuk ingatkan kembali negara yang ada di kawasan dan hadir untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas," sambungnya.
(esn)