Persenjataan NATO dan Inggris Disebut Tertinggal Jauh dari Rusia

Kamis, 11 Agustus 2016 - 09:56 WIB
Persenjataan NATO dan...
Persenjataan NATO dan Inggris Disebut Tertinggal Jauh dari Rusia
A A A
LONDON - Sebuah laporan internal Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa persenjataan militer Inggris dan NATO telah tertinggal dari Rusia. Laporan itu juga menunjukkan jika Inggris dan NATO berjuang untuk mengejar ketinggalan mereka dalam aspek tertentu dari perang modern.

Dalam laporan yang dibocorkan oleh The Times, Rusia dikatakan telah menggunakan teknologi yang lebih baik dan memiliki taktik perang hybrid yang lebih maju. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya bagi militer untuk mengakui kekurangan tersebut, meskipun ini seharusnya menjadi sebuah laporan rahasia seperti dikutip dari Sky News, Kamis (11/8/2016).

Menanggapi hal ini, mantan Wakil Komandan NATO setuju jika Rusia lebih maju. "Dalam segala hal - apakah itu nuklir, apakah itu pasukan darat, apakah itu maritim. Dan tentu saja, di atas itu, Rusia sangat terfokus pada pengembangan kemampuan hybrid, yang dirancang untuk merusak integritas negara target dari dalam - melalui cyber dan kegiatan lainnya," kata Jenderal Sir Richard Shirreff.

"Dari segi kuantitas dan ukuran kami tertinggal jauh dari Rusia. Tapi jangan lupa kita tidak pernah akan berjuang menghadapi Rusia sendirian. Inggris adalah bagian dari NATO, salah satu dari 28 anggota, dan pertahanan kolektif yang diperlukan untuk mencegah segala bentuk agresi Rusia," tambahnya.

Kementerian Pertahanan Ingris menanggapi laporan tersebut, mengatakan: "Inggris adalah kekuatan pertahanan utama dan bagian penting dari aliansi NATO yang, nomor 4 dari 10 negara di dunia dengan dana pertahanan terbesar, memiliki kemampuan militer yang tak tertandingi."

"Dengan anggaran pertahanan terbesar kedua di NATO dan terbesar di Eropa, Inggris adalah pertemuan 2% NATO sasaran pengeluaran dan tumbuh anggaran pertahanan secara riil setiap tahun. Program £ peralatan 178bn kami berarti investasi yang solid di pesawat siluman, kapal selam nuklir dan teknologi cyber," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris.
(ian)
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kirim Pesan ke Putin,...
Kirim Pesan ke Putin, Inggris Bangun 6 Pabrik Senjata Baru
Ingin Melumpuhkan Ekonomi...
Ingin Melumpuhkan Ekonomi Kremlin, Inggris Siapkan Skenario Serangan ke Kapal Tanker Rusia
Ukraina Amankan Kesepakatan...
Ukraina Amankan Kesepakatan Senjata Rp33 Triliun dengan Inggris
Rusia: NATO Dibentuk...
Rusia: NATO Dibentuk untuk 'Ciptakan' Keributan, Bukan Perdamaian
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
43 menit yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
3 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
3 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
4 jam yang lalu
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
5 jam yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
5 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved