Duterte Ancam Darurat Militer jika Perang Lawan Narkoba Diganggu

Rabu, 10 Agustus 2016 - 02:51 WIB
Duterte Ancam Darurat...
Duterte Ancam Darurat Militer jika Perang Lawan Narkoba Diganggu
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan memberlakukan darurat militer jika kebijakan perang melawan narkoba diganggu. Ancaman Duterte muncul setelah Mahkamah Agung Filipina mempertanyakan kewenangan Duterte merilis nama-nama pejabat yang dituduh sebagai pelindung gembong narkoba.

Presiden Filipina yang dijuluki “The Punisher” itu bereaksi terhadap surat Ketua Mahkamah Agung Lourdes Sereno yang ditujukan kepadanya pada hari Senin. Surat itu mempertanyakan keputusannya untuk merilis nama-nama hakim yang dituduh terlibat dalam perdagangan narkoba secara ilegal.

Menurut surat Sereno, hanya pengadilan yang memiliki kewenangan untuk mengawasi hakim. Surat itu juga menegaskan bahwa proses hukum harus diikuti sebelum nama hakim dirilis di depan publik sebagai pihak yang terlibat perdagangan narkoba maupun yang melindungi gembong narkoba.

Baca:
Takut Dihabisi Duterte, 48 Pelindung Gembong Narkoba Menyerah


Ketua Mahkamah Agung itu juga menunjukkan bahwa hakim juga ditargetkan oleh penjahat, termasuk gembong narkoba, dengan 26 kasus pembunuhan sejak tahun 1999.

Namun Duterte menganggap pengadilan telah mengganggu kebijakannya soal perang melawan narkoba. Dia memperingatkan Mahkamah Agung perihal “perang konstitusional” jika pengadilan mengganggu kebijakannya.

Sejak Duterte menjabat sebagai presiden dan meluncurkan perang terhadap narkoba, lebih dari 500 orang yang dituduh sebagai pemakai dan gembong narkoba dibunuh.

”Jika ini akan terus berlanjut dan jika Anda akan mencoba untuk menghentikan saya, maka baik-baik saja. Apakah Anda ingin saya menyatakan darurat militer?,” kata Duterte yang tampak marah dalam pidatonya hari Selasa, seperti dikutip Al Jazeera, Rabu (10/8/2016).

”Filipina menjadi korban. Saya berduka bagi begitu banyak wanita diperkosa, lelaki dibunuh, bayi diperkosa, karena kecanduan narkoba,” katanya lagi.

”Jangan membuat konfrontasi, perang konstitusional, kita semua akan kalah,” imbuh Duterte.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
15 menit yang lalu
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
2 jam yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
3 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
6 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
10 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
11 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved