Bahan Bakar Habis, F-16 Tak Tembak Erdogan saat Kudeta

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 13:18 WIB
Bahan Bakar Habis, F-16...
Bahan Bakar Habis, F-16 Tak Tembak Erdogan saat Kudeta
A A A
ISTANBUL - Pilot pesawat militer F-16 Turki pelaku kudeta yang mendekati pesawat Presiden Tayyip Erdogan tidak menembakkan rudal karena pesawat tempur itu kehabisan bahan bakar dan harus mengubah rute. Demikian laporan surat kabar Turki pro-Pemerintah Erdogan, Yeni Safak.

Lantaran pesawat F-16 kehabisan bahan bakar itulah, nyawa Presiden Erdogan terselamatkan. Menurut laporan media itu, pesawat jet tempur F-16 sudah melacak pesawat Erdogan di radar, tapi tidak bisa bergerak lebih dekat untuk menembakkan rudal karena bahan bakar menipis.

Mantan perwira militer Turki yang mengetahui peristiwa itu pernah mengatakan kepada Reuters, bahwa alasan pesawat Erdogan tidak ditembak jatuh oleh pilot pelaku kudeta sampai saat ini masih misterius.

”Setidaknya dua F-16 mengganggu pesawat Erdogan di udara dan saat perjalanan ke Istanbul,” kata mantan perwira militer tersebut.

Surat kabar Yeni Safak, dalam laporannya yang dikutip Jumat (5/8/2016), menulis bahwa Presiden Erdogan berhasil melakukan tipuan kematian dua kali dalam semalam pada tanggal 15 Juni 2016, atau malam ketika kudeta militer berlangsung. Erdogan saat itu meninggalkan hotel di kota resor Marmaris, tempat di mana dia sedang liburan bersama keluarga.

Di hotel tersebut, Erdogan dilaporkan dicoba untuk dibunuh para pasukan militer yang terlibat kudeta, namun gagal. Setelah itu, Erdogan kembali dicoba dibunuh di mana pesawat yang membawanya pulang ke Istanbul hendak ditembak jatuh oleh pesawat jet tempur F-16 yang dipiloti pasukan pemberontak.

Setelah batal ditembak jatuh, pesawat Erdogan, Gulfstream IV TC-ATA, terus melakukan penerbangan tanpa terdeteksi pilot-pilot pemberontak hingga akhirnya mendarat di Istanbul pada Sabtu fajar, 16 Juli 2016.

Area liburan Erdogan di Marmaris dibombardir setelah ditinggalkan Erdogan. Menurut laporan media Turki, ada 25 pasukan yang ditugaskan untuk membunuh Erdogan. Mereka dikirim ke Marmaris dengan helikopter.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim juga dilaporkan jadi target pembunuhan di Istanbul selama upaya kudeta berlangsung, tapi dia berhasil melarikan diri.

Erdogan pernah membenarkan upaya pembunuhan terhadap dirinya saat berada di Marmaris. Namun, dia tetap merahasiakan apa yang terjadi saat dia pesawatnya dijadikan target pesawat jet tempur F-16 oleh pelaku kudeta.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
10 menit yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
36 menit yang lalu
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
3 jam yang lalu
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
5 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
6 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
10 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved