Indonesia Undang 35 Negara Bahas Kontra Pendanaan Teroris

Kamis, 04 Agustus 2016 - 15:41 WIB
Indonesia Undang 35...
Indonesia Undang 35 Negara Bahas Kontra Pendanaan Teroris
A A A
JAKARTA - Indonesia akan menggelar dua pertemuan internasional pada pekan depan. Salah satu pertemuan itu adalah membahas kontra pendanaan teroris dengan mengundang 35 negara.


”Rencana pelaksanaan pertemuan Counter Terorism Financing (CTF) Summit dilaksanakan di Bali pada 8 hingga 10 Agustus. Menurut rencana, presiden akan membuka pertemuan dan Menteri Luar Negeri akan jadi salah satu pembicara. Temanya; optimizing multirateral relation to detact terorism financing the possibility of counter terorism financing strategy in the region,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Christiawan Nasir, Kamis (4/8/2016).


”Pada saat bersamaan juga akan ada pertemuan International Meeting on Counter Terorism (IMCT) yang akan di diketuai oleh Menko Polhukam,” lanjut Arrmanatha.


Menurut Kepala Subdit Penanggulangan Terorisme Kementerian Luar Negeri Indonesia, Gatot Amrih Djemirin, pertemuam CTF yang diketuai oleh PPATK merupakan tindak lanjut pertemuan tahun 2015 di Australia. Pertemuan ini mengundang seluruh analisis keuangan dunia.


”Kira-kira ada 20 negara bersedia hadir, dari 35 negara yang diundang di CTF Summit. Menteri (Luar Negeri) tanggal 10 akan menjadi pembicara,” ujar Gatot.


Dalam IMCT, menurut Gatot, Indonesia akan memberikan masukan kepada dunia mengenai cross border movement.


“IMCT outcome-nya adalah mengenai chair statement dari Indonesia yang nanti akan disampaikan kepada seluruh peserta dari IMCT itu sendiri, terkait apa yang dilakukan Pemerintah Indonesia. Hasil pasti yang akan dibawa adalah bagaimana cross border movement of terorism menjadi salah satu bagian yang disampaikan pada bulan September mendatang,” kata Gatot.


Handcarry atau barang bawaan adalah salah satu yang harus kita cegah. Pencegahan sudah sampai tahap akut, masing-masing negara cenderung berbatasan dengan negara lain sehingga komitmen mengadakan cross border movement of terorism tersebut,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
7 menit yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
1 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
2 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
4 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved