Trump kepada Hillary: Tidak Ada Lagi Tuan Baik Hati

Sabtu, 30 Juli 2016 - 09:19 WIB
Trump kepada Hillary:...
Trump kepada Hillary: Tidak Ada Lagi Tuan Baik Hati
A A A
WASHINGTON - Calon presiden atau capres Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik Donald Trump menyatakan telah menonton pidato Hillary Clinton saat Konvensi Nasional Partai Demokrat. Ia pun menegaskan tidak akan lagi bersikap baik hati kepada capres dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

"Ingat ini: Trump tidak akan kembali menjadi Tuan Baik Hati. Katakan kepada Hillary, Saya tidak akan berbaik hati lagi," kata Trump dihadapan para pendukungnya di Colorado seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (30/7/2016).

Trump menyambut teriakan para pendukungnya yang menuntut Hillary untuk dipenjara. Menurutnya, bagaimana Hillary bisa menjadi capres padahal dirinya pernah tersangkut masalah hukum.

Para pendukung Trump percaya jika Hillary seharusnya telah didakwa atas kejahatan federal karena kesalahannya dalam menangani dokumen rahasia yang ada dalam email di server pribadinya.

"Bagaimana Anda berbohong kepada FBI, dan, maksud saya, jawabannya adalah dia berbohong. Bagaimana Anda berbohong kepada FBI dan sekarang Anda berlomba untuk menjadi presiden? Serius! Bagaimana Anda berbohong kepada FBI dan sekarang Anda berlomba untuk menjadi presiden? Bagaimana itu bisa terjadi?" kata Trump.

Ia pun menyerukan kepada para pendukungnya untuk membantunya 'memukuli' Hillary pada pemilu presiden 8 November mendatang. "Kita berlomba bersama dengan orang yang baru saja dituduh melakukan kelalaian dan mengangap semuanya sama, dan berbohong. Bohong! Kamu tahu? Saya telah mengatakannya 'Mari kita memukulinya pada 8 November," katanya.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pertarungan Retorika...
Pertarungan Retorika Penuh Intrik di Pilpres Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
26 menit yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
48 menit yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
2 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
3 jam yang lalu
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
4 jam yang lalu
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved