Komite Nasional Partai Demokrat AS Minta Maaf pada Sanders

Selasa, 26 Juli 2016 - 10:27 WIB
Komite Nasional Partai...
Komite Nasional Partai Demokrat AS Minta Maaf pada Sanders
A A A
WASHINGTON - Komite Nasional Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) meminta maaf kepada Bernie Sanders atas skandal email petinggi partai itu yang dibocorkan oleh WikiLeaks. Dalam bocoran email yang beredar itu sejumlah pemimpin Partai Demokrat berupaya menyabotase kampanye Sanders.

"Atas nama semua orang di Komite Nasional Partai Demokrat (DNC), kami ingin menawarkan permintaan maaf yang mendalam dan tulus untuk Senator Sanders, pendukungnya, dan seluruh Partai Demokrat atas komentar yang tidak bisa dimaafkan yang tertulis dalam email," kata DNC dalam pernyataannya yang dirili pada pembukaan konvensi partai di Philadelphia.

Dalam pernyataannya, DNC mengatakan bahwa email tersebut tidak mencerminkan komite yang sebenarnya. "Komite teguh berkomitmen pada netralitas selama proses pencalonan," seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/7/2016).

Seperti diketahui, WikiLeaks membocorkan 20 ribu email petinggi Partai Demokrat yang menunjukkan jika sejumlah orang di partai itu mencoba untuk menyabotase kampanye Bernie Sanders. Bernie Sanders adalah pesaing dari Hillary Clinton, yang kini telah resmi menjadi calon presiden dari partai itu.

Baca juga:
Jelang Konvensi, Perpecahan Bayangi Partai Demokrat


Tim kampanye Hillary Clinton pun menuduh Rusia sebagai peretas email DNC itu. Menurut tim Hillary, peretasan itu upaya Rusia dalam membantu Donald Trump memenangkan Pemilu Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) November nanti.

Baca juga:
Tim Hillary: Rusia Bantu Donald Trump Menangkan Pilpres AS


Namun tudingan tim Hillary ini dibantah langsung oleh bos WikiLeaks, Julian Assange. Assange mengatakan tidak ada bukti apapun bahwa organisasinya mendapatkan email DNC dari intelijen Rusia.

Baca juga:
Bos WikiLeaks Bantah Bocoran Email DNC dari Rusia
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Kemenangan Biden Makin Nyata
Amerika Serikat Akan...
Amerika Serikat Akan Kembali Menjadi Mercusuar Dunia
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Antusiasme Masyarakat Berikan Suara Tinggi
Pilpres Amerika Serikat,...
Pilpres Amerika Serikat, Buku Jadi Senjata Politik AS
Berita Terkini
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
36 menit yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
2 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
4 jam yang lalu
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved